Istiani Prayuni/ Serambi
Siapa yang tak pernah mendengar nama
Casanova? Reputasinya memang lebih dikenal sebagai perayu wanita kelas kakap. Selama hidupnya, Casanova pernah menjalin cinta dengan 116 wanita yang datang dari berbagai kalangan. Dalam buku terjemahan ini, Anda akan tercengang dengan kepiawaian Casanova mengejar wanita, sekaligus terkagum-kagum dengan kebolehannya menulis cerita fiksi.
“Tak ada yang lebih penting dalam hidup, selain mengejar kenikmatan indrawi. Aku merasa seolah-olah dilahirkan untuk kaum cantik. Aku selalu menyukai pengejaran itu dan membuat mereka tergila-gila,” ujar Casanova. Di akhir hayatnya, kehidupan Casanova terbilang mengenaskan. Gaya hidup yang terlalu bebas membuat kesehatannya merosot. Ia menderita impotensi di usia 60 tahun.
(f)