Dari Artikel Ke Buku Ke Film
Investigasi menggemparkan itu dipublikasikan NYT dalam artikel berjudul "Harvey Weinstein Paid Off Sexual Harassment Accusers for Decades" pada 5 Oktober 2017 dan gerakan #MeToo menjadi viral. Setelahnya bermunculan gugatan-gugatan tindak pidana seksual terhadap Harvey. Lebih dari 100 wanita tercatat mengajukan gugatan pelecehan, kekerasan, dan penyerangan seksual. Jodi dan Megan, adalah pemenang penghargaan bergengsi 2018 Pulitzer Prize for Public Service pada 2018.Filmnya diberi judul She Said, dibuat oleh sutradara Maria Schrader dan penulis naskah Rebecca Lenkiewics. Film berdurasi 2 jam 9 menit yang resmi tayang di Indonesia akhir November lalu.
Sebagai jurnalis investigasi, Megan selalu berstrategi menghadapi tantangan pekerjaan dan tekanan pihak yang diselidiki. Foto : dok. Universal Pictures
Sisi menarik dari film ini bukan hanya sekadar kisah heroik dua wanita yang berhasil mengungkap kejahatan seksual bos Miramax menjadi berita. Namun juga menyajikan sisi kehidupan serta pekerjaan wartawan investigasi sekelas New York Times ke dalam cerita yang mengalir dan detail.
Anda tidak perlu khawatir kebingungan atau bosan saat mencoba memahami pekerjaan Jodi dan Megan tersebut, Maria dan Rebecca (sutradara dan penulis skenario) sudah meramu secara apik sisi-sisi penting profesi wartawan investigasi dan membuatnya menjadi petualangan seru yang mudah dipahami penonton.Menyaksikan film ini juga memberikan pemahaman soal tantangan yang harus dihadapi jurnalis seperti Jodi dan Megan ketika mengangkat sebuah kisah yang memiliki kerawanan isu berita yakni kejahatan seksual. Juga membuat Anda dapat memetik pelajaran berharga, seperti saat tim berita New York Times meng-handle gertakan-gertakan pihak yang sedang diselidiki. Tidak selalu pihak yang memiliki kekuasaan dapat mendikte orang maupun organisasi lain.
Foto: dok. Universal Pictures
Penuh Kejutan di Sepanjang Film
Ashley Judd bahkan tampil memerankan dirinya sendiri dalam film ini, sementara Gwyneth menyepakati digunakannya suara rekaman dirinya untuk menampilkan tokoh dalam film tersebut sebagai dirinya. Dalam beberapa wawancara, Maria menuturkan jika dirinya sempat 'didekati' Ashley saat sedang dalam proses pembuatan film ini.
"Saat saya sedang sibuk menyiapkan film dan semua harus dilakukan melalui Zoom karena Covid, dia tiba-tiba datang ke Berlin, ke kampung halaman saya. Kami ngopi bersama dan dia bilang 'Kita akan mengerjakan ini bersama-sama, kan?".
Saya bilang, "Tentu saya sangat tersanjung. Ini tentu sangat istimewa karena karakter lain diperankan aktor/aktris lain, sementara dia memerankan dirinya sendiri," ujar pemenang Emmy Award untuk kategori Outstanding Directing for a Limited Series itu.
Tanpa harus menjadi seorang feminist, Anda bisa memahami bagaimana isu kesetaraan dan kerentanan wanita dalam dunia kerja khususnya di industri perfilman, sangat penting untuk disorot. (f)
Baca Juga:
Adu Peran dengan George Clooney, Maxime Bouttier Dapat Banyak Pelajaran Akting
Ticket To Paradise : Drama Keluarga Kaya Nilai Budaya
Yang Ditunggu-Tunggu Pembaca, Laut Bercerita Versi Hardcover!
Laili Damayanti