Reviews
Human Vapor: Teror dengan Cerita Latar yang Pedih

5 Jul 2026

Di balik sosok misterius Manusia Uap (dengan oversized suit dan wajah tampan) ada cerita pedih. Foto: Netflix


Selalu ada cerita latar atau alasan di balik sebuah peristiwa, nggak peduli seberapa mengerikan peristiwa itu.

Premis ini bisa disematkan pada Human Vapor, mini seri baru Netflix produksi Jepang-Korea.

Ketika Profesor Kyugo Sano (Morley Robertson) tetiba melayang dan ‘meledak’ saat diwawancara di TV oleh reporter Kyoko Kono (Yū Aoi), Tokyo pun heboh. 

Apalagi setelah ada video viral dari sosok pria misterius (UTA dengan penampilan ganteng-teng) menamai dirinya “Manusia Uap” dan mengaku bertanggung jawab, serta bakal menggelar konferensi pers.

Imbauan Gubernur Takeshi Miura (Takeshi Okabe) agar masyarakat berhati-hati tentu saja dicuekin. Namun di waktu dan tempat yang dijanjikan, Manusia Uap nggak muncul. Ternyata lokasi yang sebenarnya adalah lokasi lama dari tempat yang dimaksud. 

Kyoko dan tim yang pertama ke sana, dan berhasil mewawancarai Manusia Uap, yang mengatakan bahwa semua ini berkaitan dengan peristiwa 27 tahun lalu yang dilakukan White Center.

Manusia Uap pun jadi buruan banyak orang—dari polisi hingga para konten kreator. Kenji Okamoto (Shun Oguri), detektif yang sedang diskors, kembali ditugaskan untuk menyelidiki kasus ini, sehingga berhubungan lagi dengan Kyoko, mantan kekasih yang membuatnya diskors.

Gimana rasanya kerja bareng mantan yang bikin karier kamu terancam tapi karier dia melejit? Foto: Netflix

Penyelidikan Kenji dan Kyoko tentang White Center memberikan POV baru. Berkedok fasilitas sosial, White Center mempekerjakan secara paksa tunawisma dan yatim piatu.Kenji dan Kyoko mengaitkan White Center dengan penemuan meteorit beracun, dan sosok bernama “Kai” di balik White Center.  

Satu per satu orang yang berkaitan dengan White Center dibunuh dengan kejam oleh Manusia Uap yang bisa hadir di mana-mana, selama ada celah untuk ditembus.

Advertisement
Di antara konten kreator yang menebeng keviralan Manusia Uap terselip kakak-adik Fujikawa, yaitu Fujita (Kento Hayashi) dan Kaho (Suzu Hirose), yang selama ini belum berhasil memopulerkan kanal mereka. 

Kisah Kaho-Fujita menyelipkan banyak pesan; dari tentang percaya diri hingga euforia jadi konten kreator. Foto: Netflix

Sebuah video musik lama memantik rasa penasaran mereka untuk terus menyelidiki Manusia Uap. Penyelidikan amatir yang menegangkan itu mempertemukan mereka dengan Kyoko, sekaligus mengungkap fakta mengejutkan. Sewaktu Kenji mengetahui fakta itu juga, jadilah sebuah jalinan cerita yang ironis dan pedih.

Drama 8 episode ini adalah versi baru The Human Vapor (1960), yang jadi salah satu pelopor film Jepang genre tokusatsu atau penuh efek khusus.

Versi serial disutradarai Shinzo Katayama, serta ditulis Yeon Sang-ho (Train to Busan, Colony) dan Ryu Yong-jae. Mereka mempertahankan vibes ala film aslinya, terutama dalam memilih music score.

Hasilnya adalah reboot yang tetap relevan (dengan efek khusus lebih canggih, tentunya), walau Yeon Sang-ho dan Ryu Yong-jae menghadirkan cerita yang sedikit berbeda dari film aslinya, termasuk alasan di balik teror Manusia Uap.

‘Teganya’ Yeon Sang-ho dalam mematikan karakter yang telanjur disayang penonton—seperti dalam beberapa karyanya—ikut terlihat di sini.

Terselip juga hubungan pelik antara Kenji dengan Mamoru Sakamoto (Pierre Taki), Kombes Polisi, teman mendiang ayahnya. Sementara itu dinamika hubungan Fujita dan Kaho awalnya seperti tempelan justru menjadikan cerita versi baru ini lebih kohesif.

Human Vapor bikin kamu penasaran—serta tegang—hingga episode terakhir. (f)

Baca juga:
Voicemails for Isabelle: Pesona Komedi Romantis ala 90-an dan Dessert Nachos
Sulit Move On dari My Royal Nemesis, Tonton 3 Drama Ini
Colony: Dikepung Zombi yang Bisa Berkomunikasi

 

Zornia Harisantoso


Topic

#reviews

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?