Profile
Pernah Dibully Karena Rambut Keriting, Kini Putri Marino Makin Cinta Diri Sendiri

23 Mar 2020


(foto: dok. femina)

Sederhana namun menawan, itulah kesan yang ditangkap kala bertemu dengan wanita berambut sebahu ini. Tampil tanpa riasan justru menonjolkan kulit wajah Putri Marino yang cerah. Senyum ramah selalu menghiasi bibirnya.

Namun, siapa menyangka, dahulu sulung dari tiga bersaudara ini seringkali tak nyaman dengan penampilannya. Mewarisi jenis rambut sang ibu, Marianna Rupadmi, Putri terlahir dengan rambut keriting.

“Stigma wanita cantik di Indonesia itu kan berambut lurus, panjang, dan hitam. Sedangkan rambut saya keriting banget, enggak panjang, dan enggak terlalu hitam juga,” ujar wanita berdarah Bali-Italia ini sambil tertawa.

Tekstur keriting membuat rambut Putri sukar ditata rapi. Waktu remaja, ia selalu mengikat rambutnya ke atas membentuk cepol.

“Saya enggak berani melepas ikatan rambut,” ungkapnya.

Ini membuat Putri yang besar di Pulau Dewata tampak berbeda dibanding kebanyakan wanita Bali yang umumnya berambut panjang tergerai. Alhasil, ia kerap dirundung teman-temannya dan mendapat cibiran dari lingkungan sekitar.

Karena kondisi tersebut, Putri mengaku pernah tertekan. Ia bahkan sampai meluruskan rambutnya saat SMA demi mendapatkan rambut lurus panjang. 

Advertisement
“Saya jadi menyalahkan diri sendiri. Kenapa terlahir dengan rambut keriting, tidak seperti orang lain,” kenang wanita kelahiran 4 Agustus 1993 ini.

Beranjak dewasa, Putri merasa komentar negatif tentang rambutnya tetap ada.

“Ada saja yang bilang, kok, rambut saya enggak pernah tersisir rapi. Padahal, ini sudah disisir, loh,” jelas wanita yang gemar makan ini.

Hingga pada akhirnya  Putri belajar bahwa tak ada gunanya memikirkan apa yang dikatakan orang lain.

Sejak saat itu, ia justru lebih percaya diri dengan rambut keritingnya. Dengan kepercayaan diri, Putri yakin orang-orang justru akan menerima keunikannya.

“Saya makin belajar untuk menerima diri sendiri dan mencintai tiap detail rambut saya. It makes me so much better,” kata duta salah satu produk sampo yang mengampanyekan self love ini.(f)
 
BACA JUGA:
Renatta Moeloek, Juri MasterChef Indonesia yang Tidak Menyukai Sorotan Kamera
Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia : Memulai Dari Nol
Kisah Lucia Priandarini, Penulis Novel "Dua Garis Biru" Memulai Hidup Minim Sampah

 


Topic

#PutriMarino

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?