Foto: Novita Permatasari
Evilita (21), yang akrab disapa Lita, merupakan seorang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional di Universitas Pembangunan Nasionall (UPN) Veteran Jawa Timur. Lita banyak mendengar curhatan dari para wanita pengguna ojek daring yang mendapat perlakuan kurang sopan dari para pengendara. Padahal, menurutnya wanita memiliki kegiatan yang lebih banyak dibanding pria, dimulai dari berbelanja ke pasar di pagi hari, mengantar dan menjemput anak ke sekolah, hingga membeli keperluan rumah tangga. Akhirnya, Lita bersama rekannya Reza Zamir mendirikan Ojesy, ojek khusus wanita pada 10 Maret 2015.
“Fitur Google Maps membuat ibu-ibu pengendara Ojesy lebih mengetahui keadaan jalur yang akan dilewatinya, sehingga lebih memuaskan pelanggan,” ucap Lita, saat ditemui dalam acara Google #WomenWill di Surabaya, Kamis (15/6) lalu..
Ojesy sendiri sudah berada di urutan kedua pada fitur Google Penelusuran untuk kata kunci ‘ojek’ dan menjadi urutan pertama untuk kata kunci ‘ojek wanita’. Hingga saat ini, Ojesy telah memiliki lebih dari 5.000 pengguna dan terus meningkatkan pelayanannya. Salah satu layanan yang tidak dimiliki ojek daring lainnya adalah fitur berlangganan yang memungkinkan pengguna sudah pasti dijemput oleh sahabat pengendara sesuai jadwal yang didaftarkan. Maka, Ojesy tetap memiliki pasar tersendiri tanpa khawatir terpengaruh oleh ojek daring lainnya. (f)
Baca juga:
Topic
#WanitaWirausaha