BoF 500 memilih Svida karena gagasannya membuat dua program besar di dunia mode yaitu Jakarta Fashion Week (JFW) dan Indonesia Fashion Forward (IFF). JFW kini dikenal sebagai fashion week terbesar di Asia Tenggara dan diperhitungkan di komunitas fashion Asia dan Eropa. Sementara IFW adalah ajang untuk mempersiapkan desainer-desainer muda Indonesia agar makin dikenal di pasar internasional.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk kami yang bekerja di JFW dan IFF, tapi catatan penting bagi industri fashion negeri ini dalam perjalanan Indonesia memperkenalkan banyak talenta terbaik kepada industri fashion global," kata Svida.
Bangganya lagi, Svida menjadi satu-satunya tokoh asal Indonesia yang bersaing dengan tokoh berpengaruh lain dari seluruh dunia. Nama Svida sendiri disejajarkan dengan banyak tokoh dunia yang terpilih dalam BoF 500 seperti Angela Missoni (Italia), Christian Louboutin (Prancis), Cara Delevingne dan David Beckham (Inggris).
Kini JFW memasuki tahun ke-7 dan akan diselenggarakan 1-7 November 2014. Pekan mode tersebut nggak hanya mengedepankan karya fashion terbaik dalam negeri, tetapi juga menampilkan karya desainer berbagai negara dan organisasi fashion dunia seperti India, Australia, Jepang, Inggris dan Belanda. Kepercayaan buyers dari departement store kelas dunia pun terus meningkat untuk menghadiri pesta mode terbesar di Indonesia ini.
Sedangkan di bawah arahan Svida, program IFF juga telah mengantarkan label Major Minor menembus departement store terkemuka Harvey Nichols di Eropa tahun 2014. Sampai sekarang IFF aktif memberi kesempatan kepada para desainer Indonesia untuk tampil di runaway fashion week bergengsi seperti Tokyo Fashion Week, Paris Fashion Week dan Seoul Fashion Week. Keren!