Money
Mengenal Istilah Finansial – Part 4

26 Jan 2017


Foto: Fotosearch

Untuk memperoleh masa depan yang cemerlang dari segi keuangan, sudah waktunya kita meningkatkan pengetahuan finansial. Yuk, mulai dengan mengenal istilah-istilah keuangan. Senior Advisor Janus Financial, Farah Dini Novita BA (Hons), RFA, CFP, memberikan bocorannya.
 
Premi
Masih berurusan dengan asuransi, premi bisa juga disebut sebagai iuran. Banyak jenis asuransi yang tersedia dan tiap jenisnya menuntut besar premi yang berbeda-beda. Semakin lengkap fasilitas dalam paket asuransi yang dipilih, premi yang harus disetorkan jelas semakin besar. Premi ini dibayarkan entah itu setiap bulan, tahunan, atau setor besar di awal.
  
Reksa Dana
Singkat kata, reksa dana ini adalah wadah investasi yang menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal dan ingin berinvestasi, tapi tidak punya waktu atau pengetahuan untuk melakukan investasi sendiri. Karena itu, banyak bermunculan perusahaan manajemen investasi untuk mengelola dana para pemilik modal jenis ini.
 
Manajer investasi biasanya menginvestasikan dana kita ke dalam produk investasi berupa pasar uang, saham dan obligasi. Jadi, kalau kita ingin investasi tapi nggak punya waktu dan ilmu, coba investasi reksa dana dan gunakan jasa manajer investasi.
 
Royalti
Advertisement
Penting bagi kita untuk mendaftarkan karya-karya dalam hak paten atau hak cipta—mengingat akan ada royalti yang mengikuti di kemudian hari jika karya tersebut sukses. Contohnya, si A yang menciptakan kacamata tembus pandang akan mendapat bayaran royalti jika produknya sukses. Yang nggak kalah pentingnya, nih, ada bukti bahwa si A-lah yang memang menciptakan produk tersebut. Bukti itu bisa dilihat dari kepemilikan hak paten atau hak cipta.
 
Solvabilitas
Merupakan kemampuan perusahaan untuk membayar semua utang, baik jangka pendek atau jangka panjang, kepada pihak ketiga sebelum jatuh tempo. Kemampuan ini menjadi indikasi kuat atau tidaknya posisi keuangan perusahaan dari hari ke hari. Ini bisa diketahui dari neraca perusahaan yang menunjukkan posisi aktiva lancar, aktiva tetap, utang jangka pendek, dan utang jangka panjang.
 
Warkat/Surat Berharga (Commercial Paper)
Kita sudah mengenal istilah-istilah seperti wesel, giro, deposito, sampai cek. Nah, mereka ini termasuk dalam warkat/surat berharga, atau dalam bahasa Inggris disebut commercial paper. Surat berharga ini bisa diperjualbelikan. Secara fisik, surat berharga memang hanya berwujud kertas, tapi secara hukum, ia bernilai dan mengikat. (f)
 
Astri Apriyani

Baca juga:
Mengenal Istilah Finansial – Part 3
Mengenal Istilah Finansial – Part 2
Mengenal Istilah Finansial – Part 1


Topic

#istilahfinansial

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?