Money
7 Cara Memangkas Pengeluaran, Terutama Jika Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi COVID-19

14 May 2020



Dok. Pixabay



Laporan terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan (12/5) menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja yang dirumahkan dan terkena Pemutusan Hubungan kerja (PHK) mencapai 1.722.958 orang. Tentu dengan banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan menghadapi tantangan yang berat dalam melewati masa pandemi COVID-19 ini. 

Menghadapi hal ini, penting untuk punya strategi dalam mengatur anggaran keuangan rumah tangga, terutama ketika hanya memiliki pemasukan yang sedikit atau bahkan tidak punya sama sekali. Yang Anda butuhkan adalah cara yang realistis untuk bisa memangkas pengeluaran sesuai dengan situasi keuangan Anda kini. 

Beberapa pakar finansial menunjukkan cara terbaik untuk bisa memotong pengeluaran sehingga tersedia dana lebih untuk hal-hal yang lebih penting. Beberapa di antaranya adalah :

1. Tangguhkan pembayaran pinjaman, jika memungkinkan

Saran Michael Foguth, pendiri Foguth Financial Group, adalah jika Anda kehilangan pekerjaan karena pandemi, buatlah daftar setiap hutang yang dimiliki dan berapa pembayaran bulanan yang harus dikeluarkan. Selanjutnya, hubungi setiap kreditor dan cari opsi bantuan apa yang tersedia untuk Anda dalam situasi tersebut.

"Kemungkinan bank tempat Anda melakukan pinjaman hipotek, kredit mobil atau kredit lainnya, memungkinkan Anda untuk menunda pembayaran selama minimal tiga bulan," ujar Foguth. Namun hal yang perlu diingat adalah, setiap bank memiliki kebijakannya masing-masing perihal penangguhan pembayaran tersebut. 

2. Negosiasi pembayaran sewa rumah

Anda yang tinggal di rumah sewaan tentu tahu betul bahwa ini adalah salah satu pengeluaran terbesar dalam rumah tangga. Jika Anda baru saja kehilangan pekerjaan, bisa jadi membayar sewa adalah biaya yang tidak dapat Anda tanggung sekarang. Dan tentu saja tuan tanah atau pemilik rumah tentunya menghindari situasi dimana mereka tidak mendapatkan uang sewa.
Advertisement

Max Kimmel, pemilik One Shot Finance, memberikan saran untuk melakukan negosiasi dengan pemilik rumah. Misalnya menunda pembayaran atau membayar uang sewa dengan cara dicicil. 

3. Sesuaikan polis asuransi

Dengan sebagian besar waktu yang dihabiskan di rumah, maka 
tentu saja Anda tak perlu sering-sering menyetir, atau berada di luar rumah sehingga menjadikan Anda sakit. Hal ini dapat mendorong Anda untuk menghilangkan beberapa polis asuransi seperti asuransi mobil atau asuransi jiwa.

"Anda mungkin dapat menghilangkan beberapa polis asuransi untuk mengurangi pertanggungan keuangan yang harus Anda keluarkan," ujar John Myers, pemilik Myers & Myers Real Estate.



Lanjutkan ke halaman berikutnya.


BACA JUGA :
Ini 5 Kiat Jitu Rencanakan Keuangan Saat Puasa di Tengah COVID-19
Belanja dari Rumah, Tetap Bijak Mengatur Keuangan
Virus Korona Berdampak pada Pasar Saham, Apa yang Harus Dilakukan Investor?


 


Topic

#corona, #tipkeuangan

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?