Foto: Shutterstock
Natal menjadi hari yang paling ditunggu oleh seluruh umat Kristen di dunia. Banyak hal perlu dipersiapkan sehingga mau tak mau anggaran pengeluaran meningkat di bulan Desember. Mulai dari berbelanja untuk hadiah natal, dekorasi, busana hingga makanan dan minuman menjadi hal yang dipersiapkan dari Natal. Minimnya perencaan dana untuk perayaan Hari Natal akan membuat finansial terbebani di tahun berikutnya. Kondisi tersebut bisa membuat siapa pun rentan dilanda stres setelah Hari Natal.
Agar perayaan Natal menjadi menyenangkan tanpa stres, berikut cara menghindari masalah keuangan di Hari Natal:
1. Rencanakan sebelum menghabiskan
Buatlah daftar perencanaan guna membantu menentukan apa saja yang ingin dibelanjakan untuk Natal. Dari daftar tersebut pilihlah mana yang paling dibutuhkan, kemudian carilah harga yang paling minim dari beberapa penjual di e-commerce.Setelah menetapkan anggaran, lihatlah bujet bulanan pribadi yang Anda miliki. Perhatikan pengeluaran di bulan sebelumnya agar tidak memaksakan diri mengelurkan bujet tinggi di bulan ini. Setelah membelanjakan sesuatu, simpanlah bukti pembayaran tersebut untuk mengingatkan diri sendiri jika telah mengeluarkan dana untuk kebutuhan Natal.
2. Hindari layanan beli sekarang, bayar nanti
Kini beberapa marketplace atau layanan pembayaran memiliki sistem beli sekarang bayar nanti atau paylater. Meski menggoda, layanan ini akan menjadi boomerang keuangan di tahun berikutnya. Bukanya bersantai, namun di tahun depan akan lebih sibuk menutupi cicilan dari paylater.3. Jangan tergoda produk bermerek
Tentunya kita ingin memberikan kado yang terbaik untuk sanak keluarga di moment perayaan Natal. Namun jika hanya memiliki bujet terbatas, jangan memaksa untuk memberikan produk bermerek. Di sinilah Anda perlu cerdas membaca apa kebutuhan dan kesukaan di penerima kado. Tidak perlu bermerek, namun berkualitas baik dan sesuai kesukaan akan jauh lebih bermakna. Satu lagi, jangan tergoda berbagai tawaran diskon, cashback, dan lainnya yang hanya akan membuat Anda belanja secara impulsif.4. Menyebarkan taktik keranjang
Jika Anda penggemar belanja online, masukanlah barang belanjaan di dalam keranjang. Jangan langsung check out, bandingkan dulu harga dari toko satu dengan yang lainnya. Cari tahu juga apakah toko tersebut punya promo potongan harga atau tidak. Biasanya, admin toko online yang telah melihat item belanjaan masuk keranjang akan menanyakan apakah Anda lupa untuk check out, terkadang pada saat itu mereka akan mengirimkan kode diskon untuk membujuk Anda membeli barang tersebut.5. Belanja di mal bersama teman
Cara cerdas belanja kebutuhan Natal kelima adalah belanja di mal bersama teman. Anda mungkin kerap melihat taktik toko yang menawarkan promo "Beli 1 Rp100.000, beli 2 diskon Rp50%"? untuk mengarahkan konsumen belanja lebih banyak. Dengan berbelanja bersama teman, Anda berdua bisa menikmati fasilitas ini tanpa harus mengeluarkan uang lebih, dan berbelanja tetap sesuai kebutuhan.Pilih waktu yang tepat untuk berbelanja di mal misalnya ketika mal mengadakan diskon gede-gedean. Buat daftar kebutuhan yang akan dibeli agar Anda bisa melakukannya sekaligus. Nggak perlu bolak-balik ke mal, selain karena pandemi belum usai, sering-sering ke mal bisa bikin Anda tergoda berbelanja lebih banyak barang. Kalau ke mal, jangan lupa prokesnya ya! (f)
Baca Juga:
Jelang Akhir Tahun, Ini Jurus Atur Keuangan Pribadi Agar Bisa Investasi
Ini Keuntungan Merencanakan Finansial Bersama Perencana Keuangan Pribadi
5 Alasan Investasi Tanpa Cemas dengan Emas Mikro
Topic
#keuangan, #natal, #tahunbaru