Money
4 Jenis Biaya Beli Rumah

15 Apr 2016


Foto: Fotosearch
 
Biaya tentu merupakan faktor utama yang mesti disiapkan saat membeli rumah. Namun, bukan hanya biaya untuk satu fisik rumah saja yang bakal dibayarkan. Menurut Ike N. Hamdan, Head of Marketing dari Rumah.com, perhitungkan juga biaya-biaya yang diperlukan nantinya seperti berikut.

Uang tanda jadi
Umumnya, jumlah uang tanda jadi ini ditentukan pengembang. Kita akan mendapat formulir pemesanan unit dengn jadwal pembayaran tanda jadi dan pelunasan uang muka. Tentunya, nih, jadwal pembayaran ini harus disetujui kedua pihak.

Uang muka
Advertisement
Pembayaran uang muka—sekitar 30% dari harga jual—dapat diangsur dalam jangka waktu tertentu. Bagi kita yang mau melakukan pembayaran melalui KPR, ada baiknya pembayaran uang muka baru dilakukan setelah akad kredit disetujui bank. Dengan pengembang, kita akan menandatangani Surat Perjanjian Jual beli (SPJB) di depan notaris. SPJB inilah yang menyatakan kalau kita akan melunasi uang muka setelah bank menyetujui akad kredit tersebut.

Notaris dan broker
Biaya notaris dimaksudkan untuk mengikat kredit secara hokum. Sedangkan biaya broker harus dipersiapkan jika kita menggunakan jasa broker property professional yang membantu mengurus kebutuhan jual-beli rumah.

Angsuran
Bagi kita yang memiliki dana terbatas sehingga memilih fasilitas KPR, harus dipastikan kalau total angsuran (rumah maupun kendaraan) tiap bulannya tidak boleh lebih dari sepertiga gaji. Jika gaji kita Rp 5 juta, maka sebaiknya dana maksimal yang dikeluarkan adalah sekitar Rp 1,7 juta per bulan. (f)
 


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?