Minta Maaf Sungguh-sungguh
Minta maaf dengan tulus dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tentu saja terkesan klise tapi jika dia memang menyayangi kita dia pasti mau memberi kesempatan untuk memerbaiki kesalahan.
Jelaskan Alasannya
Bisa jadi dia akan menolak ketika kita mau menjelaskan alasan selingkuh. Tapi cobalah buat dia mau mendengarkan penjelasan dari kita. Tentu saja, jangan ada pembenaran di balik penjelasan tersebut. katakan sejujurnya apa yang menjadi alasan kita.
Sabar
Bukan mustahil dia mengatakan ‘ya’ dia memaafkan namun seiring sejalan dalam beberapa situasi dia mengingat dan terkadang menyindir apa yang kita lakukan dulu. Cobalah sabar dan berikan waktu untuk dia benar-benar memaafkan kita.
Komitmen dan Tunjukkan
Kita harus berkomitmen dan menunjukkan kalau kita benar-benar mau berubah bukan sekadar omongan. Tunjukkan lewat perbuatan dan perhatian kita ingin menjalani hubungan yang serius dengannya dan dia benar-benar worh it untuk diperjuangkan.
Move On
Jika segala cara sudah dilakukan namun dia tetap dengan pendiriannya, sering menyindir dan seakan payah untuk melupakan kesalahan kita, hmm…it’s time to move on, gals! Ya, benar kita sudah melakukan kesalahan, namun tidak semestinya dia bertindak sesuka hati—secara kita sudah meminta maaf. Bila apa yang kita lakukan sama sekali tidak dipandangnya. Hmm…ya sudah…tinggalkan saja. Kalau dia memang mencintai kita, dia pasti mau memaafkan kita. (ESP/FOTOSEARCH)