Sex & Relationship
9 Etika Flirtext

8 Apr 2014




























Komunikasi lewat pesan teks (chat atau SMS) jadi andalan untuk mengurangi rasa gugup saat mau bicara dengan gebetan atau cowok yang baru dikenal. Tapi, hindari mengirim pesan teks sesukanya. Bukan dilarang jadi diri sendiri, tapi menurut Debta Goldsten dan Olivia Baiuszewicz dalam bukunya Flirtexting: How to Text Your Way to His Heart, mengirim pesan sambil mematuhi ‘aturan’ berikut membantu memberikan kesan baik di mata si dia, tuh.

Advertisement

Ungkap langsung
Bilang “SMS/whatsapp” saya ketika memberikan nomor Anda pada kenalan cowok baru, bukan menyuruhnya menelepon. Suruhan telepon membuat si dia ilfeel. Mulailah dengan pesan teks.

Jangan sok singkat atau misterius
Seperti mengirim pesan cuma kata “Hi”—meski Anda memang sedang memikirkannya. Pesan teks seperti ini terlalu singkat dan tidak akan memberikan hasil apapun dari perkenalan Anda berdua.

Waktu yang pas
Begitu si dia mengirimkan pesan, langsung balas dalam waktu maksimal 24 jam. Apabila lebih dari 24 jam, bisa diartikan Anda tidak tertarik padanya.

Ajak langsung
Boleh saja mengajak kencan pakai pesan teks, tapi, jangan memaksa. Kencannya juga yang santai saja. Seperti, “Tampaknya Kamis ini saya akan pulang cepat.Mau ngopi bareng?”

Paham maknanya
Jangan naïf. Kalau si dia hanya mengirim pesan setelah pukul 22.00 tandanya tidak tertarik berkencan dengan Anda dan tidak serius menjalani hubungan. Respond at your own risk!

Balas teleponnya
Kalau si dia menelepon dan Anda menyukainya, pasti Anda harus menelepon kembali. Mengirimkan pesan tulisan malah menandakan Anda tidak tertarik padanya.

Hindari menyingkat kalimat
Kalau sesekali, sih, boleh saja, alias jangan berlebihan. Kalimat seperti “WYAGD” (Wishing you a good day) dan “LOL” yang sering lebih baik digunakan untuk percakapan dengan keponakan abg Anda atau BFF, bukan PBF (potential boyfriend).

Main ‘bersih’
Jangan kirim pesan seksi sebelum benar-benar resmi berpacaran. Bisa-bisa, pesan Anda malah diperlihatkan di antara teman-teman cowok si dia yang lain dan jadi bahan olok-olok.

Tahu etika
Setelah dapat kesempatan berkencan dengan si dia, kirim pesan ucapan terima kasih setelahnya. Meskipun kencannya tidak cukup mengesankan, tetap ucapkan terima kasih sebagai tanda Anda tahu etika. Sebaliknya, bila Anda kencannya sangat mengesankan, sempatkan menelepon si dia esoknya. (MEI/FOTOSEARCH)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?