Si dia berharap nggak akan pernah mendengar beberapa kalimat ini dari Anda. Pasalnya dia yakin apa yang diucapkan menyusul setelahnya cenderung negatif.
Kita perlu bicara, nih.
Para pria yakin jika Anda mengucapkan ini berarti hubungan Anda dan dia tengah bermasalah. Si dia akan langsung mengartikan Anda ingin putus atau berharap segera dinikahi.
Lagi mikirin apa, sih?
Ada beberapa hal yang kadang ingin dia simpan sendiri, seperti masalah di kantor atau keluarganya. Tapi yang bikin dia kesal adalah jika pertanyaan tersebut nggak dijawab sudah pasti Anda bakal marah dan langsung menuduhnya berselingkuh. Duh…
Kamu, kok, nggak gentle?
Eits, jangan sesekali menguncapkan ini kecuali memang perbuatannya sudah parah banget. Jika si dia sekadar nggak bisa mengantarkan Anda pulang, mendingan pilih kalimat lain jika ingin protes. Nggak ada yang lebih menyakitkan bagi pria selain dipertanyakan kejantanannya.
Papaku ingin bertemu kamu
Kalimat ini berarti orangtua Anda akan menanyakan keseriusan hubungannya dan si dia akan menjadi pusat perhatian keluarga Anda.
Aku tambah gemuk, nggak?
Si dia tahu kalau berat badan adalah hal paling sensitif bagi kita. Kalau berkata jujur, Anda pasti akan ngambek seharian. Tapi jika dia berbohong, Anda menuduhnya hanya untuk menyenangkan Anda. Serbasalah!
Menurut kamu, keluargaku gimana?
Ini juga pertanyaan jebakan, dan biasanya Anda ajukan setelah pertemuan si dia dengan ortu Anda. Pasti jawaban yang disampaikannya hanya “baik” dan si dia cenderung menolak bicara lebih banyak. Dia khawatir jika salah ucap, Anda akan tersinggung. (SM/FOTOSEARCH)