Sex & Relationship
5 Mitos Cinta yang Masih Perlu Diuji Kebenarannya

5 Jun 2015

Kalau menonton film atau membaca buku, kita pasti sering, deh, melihat cerita-cerita cinta yang happily ever after. Namun di dunia nyata, belum tentu, tuh, sesuai harapan. Yuk, coba cek apakah mitos-mitos cinta berikut ini benar….

Hubungan baru akan membuat saya selalu happy
Di awal-awal hubungan biasanya kita akan melihat sisi positif seseorang. Plus, ada ketertarikan yang kuat, pikiran positif, sekaligus harapan untuk berakhir bahagia. Tapi nantinya, nih, sebaik apa pun awal hubungan, nantinya Anda dan pasangan akan mengalami hal-hal baru yang menantang—termasuk sisi negatif pasangan.

Ketika bertemu soulmate, saya akan merasa lengkap
Anggapan seperti ini akan membuat Anda patah hati jika kelakuannya tidak mendukung keinginan Anda. Maklum, biasanya seseorang mencari pasangan yang karakternya dapat melengkapi karakter dirinya. Bersiaplah menerima kekurangannya.

Advertisement
Hubungan yang baik perlu pengorbanan
Pengorbanan biasanya akan mengarah pada rasa kesal. Maklum, hal-hal yang ingin kita lakukan malah nggak bisa diwujudkan demi si dia, atau sebaliknya, kita jadi mengerjakan hal-hal yang nggak disuka karena si dia. Jika nggak memiliki hati yang besar, bisa-bisa pengorbanan ini dapat menyulut pertengkaran.

Kalau jomblo saya akan kesepian
Orang yang berada di keramaian juga bisa merasa kesepian. Atau, seseorang yang sudah menikah juga dapat kesepian walau di sampingnya ada sosok suami. Artinya, nih, jomblo nggak selalu berarti kesepian. Yang penting, sih, kita mengisi waktu dengan aktivitas yang disukai dan mau bergaul.

Makin berlawanan, makin menarik
Nggak ada, tuh, yang benar-benar kebalikan. Tiap orang punya potensi yang sama untuk cinta. Sebenarnya, nih, pasangan kita yang bertolak belakang bisa saja memiliki persamaan dengan kita. Hanya saja, diekspresikan dengan cara berbeda. Yang penting, sih, pilih pasangan yang bisa membuat kita happy.



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?