Mau Dibawa Kemana?
Jangan heran bila ekspresi wajahnya mengeras dan mendadak dia membatu. Kita baru jadian dengannya sehari lalu besoknya menanyakan, “Mau dibawa kemana?”. Pertanyaan ini menunjukkan ketergesa-gesaan dan pria biasanya merasa ‘ditekan’ dengan pertanyaan ini.
Posesif
Sebenarnya kita bukannya posesif. Namun serangan pertanyaan-pertanyaan, “lagi dimana”, “sudah tidur”, serta pertanyaan-pertanyaan ‘basi’ lainnya bila diajukan terus-menerus akan membuatnya terganggu dan merasa ‘terikat’ Pria memang didesain untuk tidak aware dengan hal-hal remeh.
Merasa aneh tidak? Kita baru pacaran seminggu, kemudian lebih mengutamakan si pacar ketimbang keluarga ataupun teman. Baru berpacaran saja sudah seperti itu bagaimana kalau sudah lama. Kita baru mengenalnya, jangan sampai seseorang yang baru kita kenal beberapa bulan menggantikan orang-orang yang sudah bersama kita seumur hidup.
Memberikan Segalanya
Jangan terlalu mengutamakan si pacar baru. Lalu memberikan semua yang dia minta, menuruti keinginannya dengan alasan itu adalah bentuk penerimaan kita kepadanya. Yang namanya pacaran, harus seimbang, jangan terlalu banyak bertoleransi, si dia harus juga menerima kita dong.
‘Separuh’ Hati
Maksudnya bukan dalam arti kita tidak menyayanginya sungguh-sungguh. Tapi ada baiknya sedikit menahan perasaan, jangan terlalu berapi-api. Bisa sakit, kalau ternyata tidak jodoh. (ESP/FOTO:FOTOSEARCH)