Banyak studi menyebutkan kemampuan pria mengingat suatu hal lebih buruk dari wanita. Karena itu, mereka sering kali lupa dengan momen-momen penting dalam hubungan, seperti tanggal jadian, hari ulang tahun kita dan berbagai momen lain. Rasanya kesal kalau si dia sudah menunjukan muka polosnya saat lupa sesuatu.
Solusinya: Ingatkan si dia untuk selalu mencatat tanggal pada momen-momen tertentu agar tidak terlupa. Nggak hanya momen-momen dalam hubungan tapi juga dalam hal pekerjaan. Boleh juga kita menyabotasi ponselnya dan memasukan notes dengan alarm di tanggal-tanggal tertentu.
Main game hingga lupa waktu
Jujur, deh, siapa dari kalian yang diduakan dengan Football Manager atau Clash Of Clan oleh pacarnya? Video game memang nggak bisa dipisahkan dari cowok. Saking senangnya, nggak cuma waktu yang mereka lupakan tapi juga kita. Gara-gara game obrolan yang kita utarakan sering kali nggak diperhatikan. Game juga mengurangi quality time dengan si dia.
Solusinya: Nggak perlu melarangnya untuk bermain game. Bagaimana pun mereka juga memiliki hak untuk menikmati kesenangannya sendiri. Ingatkan saja untuk bermain pada jam-jam tertentu, bukan saat sedang bersama Anda. Kalau perlu Anda buatkan jadwal si dia bermain game agar si dia juga berlatih disiplin.
Rajin lirik sana-sini
Solusi: Jangan langsung marah. Ajak si dia bicara empat mata. Tegur dan beri tahu si dia dengan baik. Katakan bahwa Anda nggak menyukai kebiasaannya karena mengganggu dan membuat Anda merasa tidak dihargai. Cara seperti ini dijamin lebih ampuh dan bikin si dia simpati dibandingkan jika Anda marah dengan emosi meledak-ledak.
Sibuk dengan hobi
Entah basket, motor, otomotif, action figure, atau gadget. Saat sibuk dengan hobinya cowok benar-benar nggak bisa diganggu. Sama dengan video game, ini bikin si dia sering melupakan kita. Cowok sering kali meganggap kita ‘nggak ngerti’ dengan hobinya sehingga sering kali nggak dilibatkan.
Solusi: Buat kesepakatan bersama, misalnya dia boleh sibuk dengan hobinya hanya di hari minggu, atau ketika nggak ada jadwal dengan kita. Sementara kita tetap harus mendukung hobi positifnya. Dengan begitu si dia juga merasakan timbal balik yang positif dari kita.