Career
Siap-siap Jadi Wirausaha

9 Dec 2013

Siapa yang nggak tergiur melihat kesuksesan Mark Zuckenberg mendirikan usahanya. Apalagi dia memulainya lewat usaha kecil. Nggak usah jauh-jauh, kita pun melirik iri pada bisnis kuliner seorang teman, apalagi saat tahu pemasukannya melebihi gajinya saat bekerja kantoran.

Biasanya, nih, ketika memutuskan memulai usaha, kita langung pusing memikirkan modal—bahkan bisa memupuskan harapan! Bersama Ratih Nurmalasari, SE, CFP, perencana keuangan dari ZAP Finance, CC punya saran pas agar kita nggak salah langkah buat mengumpulkan modal. Sst, entrepreneur Ollie Salsabeela dan Merry Riana juga punya tip persiapan memulai usaha, nih.

Siapkan Modalnya
Sebagai calon pengusaha, kita sudah harus mengetahui jenis usaha dan modal yang dibutuhkan. Jika modalnya berasal dari diri sendiri, minimal lakukan hal berikut agar modal cepat terkumpul.

Advertisement
- Bagi modal bisnis menjadi dua bagian, yaitu modal kerja dan modal investasi. Modal kerja digunakan untuk membiayai kebutuhan jangka pendek seperti biaya operasional, pembelian bahan produksi, persediaan barang yang akan dijual, sewa tempat, dan gaji karyawan. Sedangkan modal investasi digunakan untuk jangka panjang (lebih dari satu tahun) dan bisa digunakan berulang kali, seperti pembelian peralatan usaha, pabrik, dan kendaraan.

- Pertimbangkan tingkat inflasi dalam mengumpulkan modal, terutama jika usaha tersebut baru didirikan 2-3 tahun lagi. Misalnya, modal yang dibutuhkan Rp 50 juta, dengan tingkat inflasi sebesar 10%, maka dalam tiga tahun lagi nilainya menjadi Rp 66, 55 juta. Berarti dalam sebulan kita harus menyisihkan dana Rp 1,8 juta.

- Cari tahu persiapan selanjutnya di majalah Cita Cinta terbaru No. 25 ya..




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?