Career
5 Tip Menjadi Bintang di Kantor

9 May 2014

Idealnya, sih, karier dan kehidupan pribadi kita bisa berjalan seimbang. Kita tetap bisa bersenang-senang, karier juga berjalan cemerlang. Berikut tipnya:

#Berhenti menghitung jam
Datang paling pagi nggak selalu berarti pulang paling awal. Jadi, jangan perhitungan mengenai jam kerja—apalagi jika memang tugas kita belum selesai. Selesaikan dulu tugas yang menjadi prioritas. Namun, bukan berarti kita jadi lembur terus, ya! Pintar-pintarlah bagi waktu dan mengerjakan tugas berdasarkan prioritas.

#Selektif membantu
Bekerja di suatu perusahaan memang menuntut kita untuk dapat berinteraksi dan bekerja sama dengan rekan kerja. Jadi saat rekan minta masukan atau bimbingan dari kita, jangan ragu membantunya. Meski begitu, jangan terlalu royal—cukup beri masukan dan feedback singkat agar mereka dapat mengembangkannya sendiri.

Advertisement
#Cek ulang prioritas
Merasa sering pulang larut malam karena pekerjaan nggak ada habisnya? Coba perhatikan kebiasaan kita—jangan-jangan kita sering buka situs daily deals di sela-sela pekerjaan. Lalu, telaah lagi hal-hal yang harus kita jadikan prioritas utama, mana yang bisa dilakukan keesokan harinya. Pekerjaan beres, kita pun bisa pulang di sore hari untuk bergaul, hehehe.

#Mencoba uni-tasking
Wanita sering dipuji karena kemampuannya untuk multi-tasking. Namun, ada beberapa pekerjaan yang menuntut kita untuk dikerjakan secara fokus. Jadi berlatihlah untuk fokus pada satu hal. Hindari mengetik laporan meeting sambil minum kopi atau ngemil keripik agar hasil kerja lebih maksimal.

#Tutup e-mail
Maksudnya, nih, di luar jam kantor seperti weekend atau saat berlibur kita nggak harus selalu memantau e-mail. Nggak sehat, tuh, jika kita terus menerus melakukannya—membuat kita nggak punya kehidupan pribadi. Lain halnya jika kita punya proyek yang benar-benar urgent, mau nggak mau kita harus follow-up e-mail kantor. Jika nggak, lebih baik chat dengan teman atau jalan-jalan bareng keluarga! (VIN/FOTO:FOTOSEARCH)



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?