Daftar riwayat hidup atau CV dan surat lamaran menjadi gerbang utama menembus karier Anda. Sering kali kita memandang sepele pembuatan CV, padahal dari CV-lah perusahaan akan melihat siapa Anda. Dengan CV Anda harus bisa memberikan kesan positif kepada perusahaan tempat Anda melamar agar memikat hati mereka. Berikut lima tipnya.
Bikin format baru
Sudah banyak banget contoh atau template CV yang bisa Anda cari di google, tapi kebanyakan masih berbentuk standard. Nah coba, deh, untuk membuat format CV sendiri agar terkesan nggak template. CV boleh, kok, dibuat dengan warna, tapi tetap berkesan profesional—bukan berlebihan penuh warna-warni dan hiasan. Misalnya, jika kebanyakan CV menggunakan kolom, Anda cukup menggunakan garis tegas berwarna dengan kesan modern untuk merinci dan memisah antara satu sub dengan sub lain.
Pilih huruf
Bloomberg Business melakukan survei mengenai jenis huruf yang baik digunakan untuk menulis CV. Menurut Brian Hoff, direktur kreatif Brian Hoff Design, jenis huruf Helvetica cocok digunakan untuk keperluan profesional Anda. Jenis huruf merupakan huruf favorit bagi banyak kalangan profesional. Huruf ini dianggap mengesankan professional, kejujuran dan ringan. Jenis huruf Garamond juga bisa digunakan jika Anda ingin menuliskan semua pengalaman professional Anda dalam satu halaman penuh. Huruf ini dianggap memudahkan mata saat membaca. Sementara jenis huruf yang wajib dihindari adalah Times New Roman dan Comic Sans.
Hindari menulis opini
Dalam surat lamaran hindari menuliskan opini mengenai apa pun, apalagi opini negatif. Misalnya, “menurut saya meskipun perusahan ini skala kecil tapi saya yakin bisa berkembang asalkan perusahaan dapat memilih SDM berkualitas”. Sebaiknya isi surat lamaran dengan hal positif positif yang menunjukkan minat dan motivasi kita untuk bergabung dengan perusahaan terkait.
Gunakan foto
Sertakan CV Anda dengan foto berwarna—bukan pas foto terpisah melainkan berupa image yang disatukan dalam CV. Foto berguna untuk memberikan gambaran dan memudahkan pihak perusahaan menganalisa Anda langsung ketika membaca CV. Karena itu, tunjukan foto yang profesional dan tersenyum.
Jangan terlalu pede
Perhatikan kalimat saat mendeskripsikan diri Anda. Meski Anda memiliki kualitas tinggi dan mumpuni untuk perusahaan, hindari terlalu pede dalam menjabarkan diri. Ini membuat Anda terkesan jual mahal. Bisa-bisa pihak perusahaan justru menganggap Anda berlebihan, angkuh, dan jual mahal. Usahakan gunakan pilihan kata yang tepat sehingga bisa menunjukan kualitas Anda, namun tetap terkesan low profile.