Prioritaskan kebutuhan dibanding tren. Sebelum membeli, penting untuk memerhatikan spesifikasi dan fitur yang Anda butuhkan pada gadget. Jangan sampai sudah membayar mahal untuk kecanggihannya, tapi justru fitur-fitur mahal yang ada tidak Anda manfaatkan. Contoh lain, menahan keinginan memiliki tablet jika Anda sudah memiliki smartphone dan notebook yang sama fungsinya.
Tidak harus terbaru
Perkembangan gadget saat ini sangat pesat. Capek, deh, kalau harus terus update versi terbaru demi tren, apalagi sampai rela berutang. Selain boros, gadget bukan jenis utang produktif alias harganya terus menurun sehingga bukan sebuah investasi. Jika memang membutuhkan, pilihlah gadget yang sesuai dengan bujet Anda. Nggak harus yang terbaru kan. Setelahnya gunakan dengan baik sehingga bisa dipakai dalam jangka waktu lama.
Manfaatkan untuk menambah pendapatan
Gadget saat ini multifungsi. Selain untuk komunikasi, bisa Anda manfaatkan untuk menambah pendapatan atau setidaknya menunjang pekerjaan Anda. Misalnya menggunakan smartphone Anda untuk menjalankan bisnis online shop, mempromosikan garage sale Anda, dan sebagainya. Optimalkan penggunaan gadget Anda untuk bikin kantong makin tebal.
Jika ingin membeli gadget gunakan pembayaran tunai bukan cicilan atau kartu kredit. Jangan memaksakan berutang. Jika sudah punya gadget incaran, mulailah menabung, beri target kapan Anda akan membeli sehingga tahu berapa jumlah uang yang harus ditabung. Jika uang sudah terkumpul baru beli gadget.
Tidak tergiur tawaran
Banyak produsen elektronik memberikan penawaran istimewa untuk konsumen, mulai potongan harga hingga cicilan kredit nol persen. Jangan mudah tergoda dulu. Untuk barang-barang elektronik sebaiknya dibeli secara tunai.Khusus untuk tawaran cicilan dengan bunga nol persen, wajib diperhatikan apakah dikenakan biaya administrasi. Contoh, jika ada tawaran cicilan nol persen dengan biaya administrasi hingga 5 persen dari harga tunai untuk cicilan 3 bulan. Itu sama saja mahal.
Dian Probowati
Foto: Fotosearch