Rasanya pengen pukul-pukul meja, hancurin komputer, dan teriak-teriak. Tentu saja, melepas amarah dengan cara tersebut sangat berlebihan. Akan lebih bijak untuk tetap tenang menjaga emosi. Untuk menyingkirkan rasa frustasi, coba cara berikut:
1. Mengambil dan Menghela Napas
Mungkin tidak menyingkirkan ’penyebab’ kemarahan Anda. Tapi cukup dengan menghitung sampai 10 atau sekadar menggigit lidah, diharapkan bisa menyingkirkan amarah dan menghindari mengucapkan sesuatu yang mungkin bakal Anda sesali nanti.
Melepaskan emosi kadang bisa dengan menumpahkan perasaan Anda pada tulisan. Tulis pada secarik kertas atau ketik pada e-mail Anda. Tapi, jangan disimpan. Setelah selesai menulis, langsung buang atau hapus tulisan tersebut. Jangan dikirimkan pada siapapun supaya tidak menimbulkan perkara
di kemudian hari.
3. Curhat
Tentu saja, menceritakan kemarahan Anda pada seseorang bisa membantu melepas stres. Yang penting, pilih-pilih orang untuk mendengarkan kekesalan Anda. Dia adalah yang terpecaya bisa menyimpan rahasia, tidak bermulut ‘ember’ atau menceritakan kembali kekesalan Anda pada orang lain, dan, kalau bisa, dapat diajak berdiskusi mengenai situasi kantor. Serta, pilih-pilih tempat curhat. Di kafe terdekat lebih aman daripada berbicara langsung di kubikal. Dan, pastikan Anda juga mau mendengarkan bila lain waktu dia membutuhkan Anda.
4. Dukungan orang tersayang
Sahabat baik atau kekasih tercinta bisa jadi sumber dukungan yang pas dikala mood sedang down. SMS atau sekadar menelepon selama beberapa menit untuk mendengarkan suara mereka bisa membuat perasaan kembali tenang.
5. Temukan tempat bersenang-senang
Bukan cuma mal atau kafe. Sekadar mengunjungi website favorit juga bisa membuat hati kembali ceria. Misal, menelusuri pin-pin seru pada Pinterest, main game online selama beberapa menit, menonton video artis idola di YouTube. Mudah-mudahan bisa memperbaiki mood Anda. (MEI/FOTOSEARCH)