Sebelum membeli pakaian baru, ubek-ubek dulu lemari Anda. Jangan ragu menyingkirkan pakaian yang baru dipakai sekali tiga tahun lalu, celana denim yang dibeli sebagai antisipasi turun berat badan--tapi tidak pernah terjadi, atau apapun pakaian yang tidak lagi dikenakan selama setahun terakhir.
Singkirkan dengan menjualnya kembali pada garage sale atau toko pakaian vintage. Kosongkan lemari dan isi dompet Anda.
Cek pada garage sale
Jangan ragu untuk mencari pakaian di acara-acara garage sale. Walaupun barang bekas, tapi pasti sudah dipilih yang masih dalam kondisi bagus untuk dijual kembali. Yang penting, Anda tidak putus asa mencari di tengah tumpukan pakaian-pakaian bekas lainnya. Bahkan, kalau Anda beruntung bisa menemukan pakaian yang belum digunakan sama sekali oleh pemilik lamanya.
Belanja di akhir musim (end of seasons)
Bila Anda bersikukuh untuk menggunakan pakaian baru, bukan berarti mesti terpaksa membeli pakaian dengan harga tinggi. Tunggu saat toko-toko menggelar potongan harga besar-besaran. Biasanya di akhir musim tren (fall/winter atau spring/summer). Meski sudah lewat musim, utamanya pakaian tersebut masih layak pakai dan terlihat cocok Anda kenakan, kan?
Sisihkan waktu untuk membandingkan harga satu toko dengan yang lainnya. Mungkin saja di tempat lain sedang ada potongan harga sehingga Anda bisa mendapatkan pakaian dengan harga lebih murah. Bisa juga membandingkan secara online atau mencarinya di toko online. Biasanya, sih, toko online suka memberikan harga lebih miring.
Jaga baik-baik
Dan, perlakukan dengan baik pakaian-pakaian yang telah Anda beli. Tidak perlu mencucinya terlalu sering bila tidak perlu banget--misal, karena baru dipakai sebentar. Juga hindari menggunakan pengering karena panas tinggi dapat memendekkan umur kain. Jika dijaga dengan baik, pakaian tidak cepat rusak, sehingga Anda pun tidak sering-sering membeli pakaian.
Meiranie
Foto: Fotosearch