Resapi kritik atasan
Tentukan sikap
Bentuk kritik ada dua, kritik membangun dan kritik menjatuhkan. Jika memang kritik yang diberikan atasan bersifat membangun, Anda harus menerimanya dengan berbesar hati. Setelahnya lakukan perbaikan diri. Namun jika yang diberikan kritik menjatuhkan jangan langsung di lawan. Dalam lingkungan kerja, apalagi terhadap atasan, ada baiknya tidak perlu dimasukan ke hati. Berikan umpan balik berupa hasil kerja yang lebih baik lagi di hari selanjutnya.
Fokus pada kata-kata
Jika atasan Anda mengkritik, cukup dengarkan dan perhatikan kata-katanya, bukan cara penyampaian kritiknya. Misalnya, atasan Anda mengkritik dengan berteriak atau memukul meja dan sebagainya. Jangan biarkan cara penyampaian kritik menyinggung Anda sehingga justru Anda tidak semangat memperbaiki kinerja.
Instropeksi
Ketika Anda dikritik seseorang artinya ada seseuatu yang harus Anda perbaiki. Sebaiknya lakukan instropeksi diri termasuk dalam pekerjaan. Evaluasi kembali cara kerja Anda.
Ajak atasan berdiskusi
Anda butuh solusi. Solusi yang baik bisa Anda dapatkan dengan mengajak diskusi partner kerja, atau bahkan atasan Anda tersebut. Tanyakan padanya apa kekurangan dari pekerjaan Anda, lalu bagaimana sebaiknya. Jika Anda memiliki pandangan berbeda utarakan saja, siapa tahu atasan Anda akan menyetujui.
Dian Probowati
Foto: Fotosearch