Semakin sering Anda minum kopi sebagai cara untuk mengembalikan konsentrasi, maka bila tidak ada kafein Anda bakal sulit berkonsentrasi. Maklum, otak Anda sudah terbiasa fokus hanya jika ada kafein. Coba stimulan yang lebih efektif yaitu olahraga. Olahraga dapat melepaskan zat kimia di otak yang membantu seseorang belajar dan mengingat.
Minum air putih lebih banyak
Dehidrasi ringan dapat mengurangi konsentrasi dan bikin kepala pusing. Soalnya, otak dipaksa bekerja keras untuk fokus secara maksimal. Padahal, kan, otak 80% terdiri atas air sementara sisanya sel dan jaringan. Oleh sebab itu, otak memerlukan banyak air untuk bisa menjalankan fungsinya.
Tidur dengan ‘serius’
Maksudnya, sesuai waktu tidur yang dianjurkan yaitu sekitar 7 jam dan harus rutin. Selama 7 jam otak Anda akan berisitirahat total sehingga dapat memperkuat fungsi-fungsi kognitif. Bila tidur kurang dari itu maka fokus akan sulit terkumpul saat bangun tidur.
Gerakan jari jempol kaki
Menurut Olivia F. Cabane, penulis buku The Charisma Myth, perkembangan dunia maya dan media sosial membentuk kebiasaan masyarakat yang ingin update sehingga sedikit-sedikit harus mengecek ponsel atau tab. Bayangkan kalau di tengah-tengah obrolan Anda harus membalas e-mail penting. Begitu kembali ke obrolan pasti nggak nyambung, hehehe. Untuk kembali fokus mendengarkan, coba fokuskan perhatian pada gerakan jempol kaki. Bisa diputar atau digerak-gerakkan. (MEI/FOTO:FOTOSEARCH)