Lingkup pekerjaan yang kecil, misalnya kurang dari 200 orang, memudahkan karyawan saling mengenal satu sama lain. Tak hanya bisa mengenal sesama divisi, tapi juga karyawan dari divisi lain. Ini akan memunculkan suasana kekeluargaan yang secara tak langsung dapat meningkatkan produktivitas kerja. Selain itu memudahkan dalam birokrasi kerja.
Lebih “terlihat” atasan
Dengan jumlah karyawan yang sedikit, hasil kerja kita lebih mudah “terlihat” oleh atasan, sekecil apa pun itu. Kita bisa memanfaatkan hal ini sebagai kesempatan untuk menunjukan kualitas bekerja yang baik. Jika atasan memberikan apresiasi baik kepada hasil kerja kita, tentu akan menambah semangat bekerja.
Cepat dapat promosi
Belajar multitasking
Perusahaan kecil cenderung memaksimalkan kemampuan dan keahlian para karyawannya untuk mengerjakan segala hal dalam kantor. Karena itu, bisa jadi kita nggak hanya mengerjakan apa yang menjadi job desk kita tapi juga pekerjaan lain. Mungkin hal tersebut tidak terdengar positif, tapi jika kita menyuakai tantangan justru akan bersemangat. Anggap saja mempelajari hal baru untuk memperkaya ilmu sekaligus sebagai selingan menghindari kebosanan bekerja.
Dian Probowati
Foto: Fotosearch