Foto: Freepik
Tren ini tidak hanya berdampak menghijaukan halaan rumah, tapi juga ‘menghijaukan’ tampilan media sosial. Ketika para ‘tukang kebun’ baru ini ramai-ramai mengunggah kecantikan tanaman koleksi mereka ke sosial media.
Keterbatas lahan bukan lagi menjadi tantangan, karena dari sini justru muncul kreativitas-kreativitas baru untuk menambah koleksi tanaman sambil emmanfaatkan lahan yang sempit.
Ketua Program Studi Magister Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB), Hadi Susilo Arifin, seperti dikutip dari Kompas.com mengatakan, keterbatasan lahan bukan menjadi alasan untuk tidak bercocok tanam.
Tak dipungkiri, aneka ragam tanaman yang sedang naik daun saat ini, mulai dari Anthurium, Monstera, hingga tanaman Janda Bolong memang menawan hati untuk dimiliki. Menambah koleksi tanaman berarti Anda juga harus siap merogoh kocek lebih dalam plus meluangkan waktu lebih banyak untuk merawat tanaman. Nah, sebelum menambah koleksi ‘rakyat hijau’ di rumah dengan lahan yang terbatas, pehatikan hal-hal berikut ini:
1/ Jika ingin menambahkan tanaman sayuran, perhatikan kesuburan tanah. Jika tidak banyak Tanah yang bisa Anda manfaatkan, gunaka poly bag dan pot yang memungkinkan untuk melakukan rekayasa tanah. Caranya, gunakan campuran pasir, arang sekam, serabut kelapa, dan kompos sebagai media tanam. Menanam sayuran dengan cara ini bisa menghemat air karena akarnya terbatas.
2/ Semakin banyak tanaman, artinya semakin banyak air yang dibutuhkan untuk menyiram tanaman. Agar lebih hemat, manfaatkan limbah air rumah tangga seperti menampung air cucian beras hingga air AC. Siram cukup bagian akarnya saja. Menyiram daun justru berpotensi membuat tanaman terbakar ketika terkena panas matahari.
3/ Jika menanam tanaman di kebuh rumah, pastikan tanahnya dalam keadaan subur. Perhatikan dahulu kondisi tanah dan pastikan sudah bebas dari bahan bangunan yang terpendam di dalamnya. Lalu, berikan berbagai unsur hara, seperti pupuk dan cacing tanah agar tanah lebih gembur dan subur.
4/ Perhatikan wadah atau pot yang digunakan. Jangan menggunakan wadah yang terlalu kecil untuk tanaman yang besar, hanya karena Anda ingin menanam lebih banyak tanaman. Sesuaikan tanaman dengan wadahnya, karena tanaman juga membutuhkan area yang cukup lapang untuk membuatnya tumbuh dan membesar.
5/ Posisi juga menentukan kesuburan tanaman. Jangan mencampur tanaman atau menanam yang berbeda jenis dengan sangat berdekatan. Karena beebrapa tanaman ada yang tumbuh secara invasif sehingga memonopoli taman dan melalap habis tanaman lainnya yang berukuran lebih kecil. Jadi, kenali lebih dulu tanaman yang Anda tanam.
6/ Saat memelihara tanaman biji-bijian dan sayuran, bibit akan disebar dahulu di tanah. Perhatikan jumlah bibit yang Anda sebar, sesuaikan jumlahnya dengan luas lahan, sehingga bibit tidak mati akibat kekurangan lahan.
7/ Perhatikan cahaya matahari pada tanaman. Kenali tanaman yang membutuhkan banyak matahari dan yang hanya butuh sedikit cahaya. Bila memang area halaman kurang mendapatkan cahaya, tanamlah tanaman yang butuh banyak cahaya di dalam pot lalu jemur di bawah sinar matahari setiap pagi. (f)
Baca Juga:
5 Cara Menata dan Merawat Tanaman dalam Ruangan
Makin Banyak Orang Menggemari Tanaman Hias, Ini 10 Inspirasi Vas Tanaman untuk Hiasan Rumah
Kegiatan Berkebun Jadi Tren di Tengah Pandemi, Ini Kiat Berkebun Bagi Pemula
Faunda Liswijayanti
Topic
#bercocoktanam, #tanamanhias