Kegiatan menata ruang keluarga menjadi salah satu aktivitas yang digemari beberapa orang. Kegiatan ini juga bisa dilakukan bersama keluarga di akhir pekan. Selain melatih kreativitas, hasilnya pun bisa dinikmati bersama.
Belajar mendekorasi ruangan tidak hanya terbatas pada trik-trik kombinasi furnitur dengan dekorasi, tapi juga mengetahui kesalahan-kesalahan yang sering terjadi. Dengan memahaminya, Anda bisa menghindari kesalahan-kesalahan tersebut dan terbebas dari resiko yang ada.
Kali ini, Dekoruma akan membagikan lima kesalahan yang sering terjadi saat menata atau mendekorasi ruang keluarga.
1/ Sofa yang tidak nyaman digunakan
Saat Anda mencari sofa di toko furnitur atau online, akan ada satu momen di mana Anda terpukau dengan desain sofa yang apik. Anda tak boleh terkecoh dengannya, karena belum tentu sebuah sofa cantik juga nyaman digunakan.
Sebelum membelinya, tes dengan duduk atau berbaring di atas sofa untuk mengetahui seberapa nyaman saat digunakan. Jika Anda akan membeli sofa secara online, lakukan riset mengenai sofa terkait. Perhatikan juga testimoni dari customer-customer yang sudah membeli sofa tersebut.
2/ Salah memilih warna cat
Bila Anda salah menggunakan warna cat dinding, Anda akan kesulitan saat mengombinasikan furnitur dan dekorasi di ruang keluarga. Selain itu, warna cat dinding akan memengaruhi psikologis penghuni. Maka dari itu, tentukan warna cat yang sesuai.
Anda boleh bebas menggunakan warna cat dinding selama Anda dan keluarga nyaman. Sebagai saran, penggunaan warna cat dinding netral seperti putih, krem, abu muda, dan coklat muda bisa menciptakan kesan ruang yang lebih luas. Warna-warna tersebut juga bisa menjadi penyeimbang ruang apabila Anda ingin mengombinasikan banyak warna lewat furnitur dan dekorasi.
3/ Penggunaan lampu yang tidak tepat
Anda ingin suasana ruang keluarga terlihat lebih ringan? Jangan gunakan lampu dengan bentuk kompleks seperti chandelier! Hal ini bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan lampu dengan ukuran besar. Lampu dengan ukuran besar bisa Anda gunakan bila desainnya tidak terlalu kompleks, seperti model garis.
Beda ceritanya bila Anda ingin menggunakan lampu model kristal. Lampu ini bisa digunakan bila Anda ingin menghadirkan desain ruang keluarga yang lebih berat. Kristal pada lampu gantung tersebut juga bisa memantulkan cahaya alami yang masuk dalam ruang.
4/ Ukuran furnitur yang tidak sesuai
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah pemilihan ukuran furnitur yang tidak sesuai dengan luas ruang keluarga. Jika hal ini terjadi, resikonya adalah cashflow yang berantakan dan furnitur tidak bisa dimasukkan ke dalam ruang.
Sebelum Anda membeli furnitur pilihan, ukurlah luas ruang keluarga terlebih dulu. Kemudian, buatlah desain penempatan furnitur pada kertas dan aplikasikan di ruang keluarga menggunakan selotip kertas. Dengan begitu, Anda mengerti ukuran furnitur yang dibutuhkan.
5/ Mengikuti tren desain dan dekorasi
Jika Anda adalah pribadi yang suka membeli barang-barang terkini agar tidak ketinggalan zaman, ada baiknya bila tidak diterapkan pada urusan desain ruang. Selain merusak estetika, pengeluaran juga akan membengkak. Barang yang terlihat bagus belum tentu bagus juga saat diletakkan di ruang keluarga Anda.
Saat Anda dan keluarga sedang merencanakan penataan ruang keluarga, jangan lupakan lima kesalahan di atas. Dengan begitu, proses penataan akan jauh dari resiko dari kesalahan-kesalahan tersebut. Selamat mencoba! (f)
Artikel ini kerjasama femina X Dekoruma. Temukan artikel Dekoruma lainnya di femina.co.id
Baca Juga:
5 Desain Ruang Keluarga Warna-Warni, Kumpul Keluarga Makin Asyik
Berapa Jumlah Tanaman yang Harus Ada dalam Ruangan?
6 Cara Mudah Mengubah Area Kosong di Hunian
Topic
#dekoruma, #dekorasirumah, #ruangkeluarga