Health & Diet
Waspada Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

24 Aug 2015

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seperti SARS, flu burung, dan MERS memberi rasa ngeri bagi siapa pun. Wajar, tingkat kematian yang diakibatkan pada orang yang terinfeksi penyakit tadi memang tinggi. Nama-nama itu mungkin hanya Anda dengar di laporan media massa. Namun, jangan anggap penyakit ISPA jauh dari kehidupan Anda, karena ISPA sesungguhnya bisa terjadi di mana saja.

Diawali pilek, sudah lebih dari 10 hari Renita (29) mengalami batuk. Meski sudah menghabiskan beberapa botol obat batuk yang dijual di pasaran, tanda-tanda sembuh tak kunjung datang. Hingga suatu malam dadanya terasa sesak dan sulit bernapas. Ia pun segera dilarikan ke unit gawat darurat. Ternyata, paru-parunya mengalami peradangan. Beruntung virus yang menginfeksinya bukan termasuk yang bisa membahayakan jiwanya. Ia kembali bisa bernapas lega setelah menjalani terapi.  
   
Advertisement
Menurut dokter spesialis paru, dr. Pompini AgustinaS, SpP dari RS Eka Hospital BSD, Serpong, penyakit yang dialami Renita adalah infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA. Infeksi saluran pernapasan akut merupakan infeksi pada saluran pernapasan atas dan bawah dari hidung hingga kantong-kantong udara di paru (alveoli) yang disebabkan oleh mikroorganisme (virus/bakteri/jamur), yang terjadi dalam kurun waktu 14 hari (sejak masuknya mikroorganisme hingga munculnya gejala). Mereka yang memiliki riwayat penyakit paru kronis atau asma, ISPA bisa menjadi berat.     
        
“Siapa pun dapat terkena ISPA karena mikroorganisme ada di sekeliling kita. Terutama mereka yang memiliki daya tahan tubuh rentan, seperti anak-anak di bawah 5 tahun, lanjut usia, atau kelainan sistem kekebalan tubuh dan penderita HIV-AIDS,” papar dr. Pompini. Perokok juga rentan terkena ISPA dan akan lebih lama untuk pulih. ISPA bisa ringan seperti flu biasa, tapi bisa juga berat seperti MERS, SARS, dan flu burung yang mematikan. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?