Foto: Unsplash.com
Lebih lanjut dr. Vian menjelaskan bahwa dalam kondisi tersebut ada lima jenis penyakit yang potensi penularannya meningkat, seperti muntaber, leptospirosis, demam dengue, infeksi saluran pernapasan, dan eczema kulit.
Perlu diperhatikan bahwa penyakit tersebut dapat saling menularkan. Infeksi pencernaan seperti muntaber atau typhoid dapat muncul dari konsumsi makanan atau minuman yang tercemar. Infeksi pernapasan dapat menular dari batuk atau pilek melalui udara. Infeksi dengue dapat menular karena virus dengue dengan mudah tersebar akibat banyaknya nyamuk sebagai sarana pembawa virus tersebut.
Kondisi tersebut jika tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai dampak kesehatan yang buruk seperti muntaber dapat menyebabkan dehidrasi berat, dengue dapat menyebabkan perdarahan organ dalam, leptospirosis menyebabkan infeksi otak, dan infeksi saluran napas dapat menyebabkan sesak napas berat. Kondisi terminal tersebut dapat menyebabkan kematian.
Untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut, dr Vian menyarankan untuk melakukan pemeliharaan rutin pada sistem sanitasi di lingkungan rumah. Dan jika lingkungan Anda terdampak banjir, berikut ini beberapa tip yang dapat dilakukan pasca bencana banjir melanda:
1/ Menjaga kebersihan. Segera bersihkan dan keringkan rumah untuk mencegah pertumbuhan jamur serta bersihkan barang-barang yang sempat terendam. Jangan lupa bersihkan barang-barang dengan campuran yang mengandung anti-bakteri. Tutupi wadah air dan keringkan genangan untuk mencegah perkembangan nyamuk.
3/ Menjaga keselamatan. Pastikan barang-barang yang menggunakan listrik dalam kondisi layak digunakan sebelum menyalakan aliran listrik rumah untuk mencegah tersetrum atau kebakaran. (f)
Baca Juga:
Hujan Lebat Jabodetabek Masih Berpotensi Terjadi Hingga Sepekan Ke Depan
Musim Hujan, Waspada Bahaya Leptospirosis
Cegah Wabah Berulang, Ini Pentingnya Vaksinasi Hepatitis A
Faunda Liswijayanti
Topic
#penyakitmusimhujan, #diare, #kesehatanLingkungan