Himbauan untuk bekerja dan belajar di rumah membuat banyak orang kurang beraktivitas. Dan ternyata, hal ini memengaruhi rutinitas tidur. Banyak orang, selama di rumah saja dan di tengah krisis ini, justru mengalami insomnia.
Perubahan rutinitas tidur di tengah krisis ini menurut Seema Khosla, MD, Medical Director North Dakota Center for Sleep, dikarenakan kekhawatiran atas kondisi yang terjadi di sekitar orang tersebut.
"Kami melihat lebih banyak orang yang khawatir, lebih banyak orang yang cemas, dan lebih banyak insomnia," paparnya.
Tentu saja, tidak cukup tidur akan memicu kecemasan, yang pada akhirnya menciptakan lingkaran setan. Stres, tidak bisa tidur dan membuat Anda lebih stres. Untuk memutus lingkaran setan tersebut, berikut Dr. Khosla memberikan tip untuk bisa mendapatkan tidur berkualitas yang lebih baik selama di rumah saja.
1. Jangan Bekerja di Tempat Tidur
Tak dapat dipungkiri, bagi sebagian dari kita mungkin saja senang bekerja di atas tempat tidur karena berbagai alasan.
"Bekerja dari atas tempat tidur akan membuat Anda lupa batasan jam kerja, sehingga membuat Anda harus bekerja hingga larut malam dan begadang," jelas Dr. Khosla.
Dan jika bekerja di atas tempat tidur, Anda akan mengasosiasikan kamar dengan hal-hal yang membuat Anda stres. Gunakanlah kasur hanya untuk beristirahat atau bersantai.
2. Berolahraga
Menurut laporan medis Johns Hopkins Medicine, rutin berolahraga 30 menit sehari akan membantu tidur Anda menjadi lebih nyenyak. Jalan kaki, jogging atau olahraga HIIT di ruang tamu akan membuat detak jantung berfungsi dengan baik.
3. Coba Aplikasi Relaksasi
Bagi beberapa orang, walau mereka sebenarnya sudah merasa kelelahan namun ketika mencoba memejamkan mata, pikirannya justru membuatnya jadi sulit tidur. Apabila hal ini terjadi, tak ada salahnya menggunakan aplikasi relaksasi yang banyak tersedia di Play Store dan App Store.
4. Batasi Screen Time Sebelum Tidur
Hindari segala perangkat yang menyinari cahaya langsung ke bola mata Anda selama 30-60 menit sebelum tidur. Baik itu ponsel, televisi maupun laptop.
"Tubuhmu membutuhkan cahaya redup untuk mengeluarkan melatonin," papar Dr. Khosla.
Pun jika Anda sulit menghindari hal ini, setidaknya redupkan layar serendah mungkin dan pegang perangkat dengan jarak yang jauh dari wajah Anda.
5. Hindari Berita untuk Sementara Waktu
Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, coba hindari membaca sebuah informasi atau berita sebelum tidur. Terutama berita-berita berkonotasi negatif. Karena, menurut Harvard Health Service membaca berita buruk bisa meningkatkan kecemasan.
6. Minta Bantuan Orang Lain
"Ada kaitan erat antara kesehatan mental dengan tidur. Orang-orang merasa terisolasi dan sendirian sehingga mungkin memengaruhi kesehatan mental mereka. Insomnia pun bisa menjadi gejala masalah ini," papar Dr. Khosla.
Maka dari itu, penting untuk membicarakan hal ini dengan orang lain. Ceritakan kecemasan Anda pada orang yang dipercaya untuk membuat Anda merasa lebih lega. (f)
BACA JUGA :
3 Temuan Baru Tentang Gejala COVID-19
Ini Makanan Sehat untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa
Manfaat VCO, Tingkatkan Imunitas Tubuh untuk Cegah Covid-19
Topic
#corona, #tidur, #insomnia