Menicon Indonesia berkolaborasi dengan PERDAMI (Persatuan Dokter Mata Indonesia), dan diikuti oleh 40 dokter mata dari berbagai kota di Indonesia.
Dibuka oleh dr. Susanti Natalya Sirait. Sp.M (K). M.Kes, Ketua Seminar INARVOS (Indonesian Refraction and Vision Optimization Society), dan dr. Cokorda Istri Pemayun, Sp.M (K), Ketua Perdami Daerah Bali, seminar ini jadi ruang diskusi serius tapi tetap progresif, menggabungkan sesi offline di Bali dan akses online agar lebih inklusif.
Kolaborasi dengan INARVOS dan PT. Berjaya Mandirin Opto-Medic juga memperkuat positioning acara ini sebagai platform edukasi yang up-to-date untuk para profesional di bidang mata.
Highlight utama? Teknologi Orthokeratology atau Ortho-K—lensa khusus yang dipakai saat tidur untuk membantu memperbaiki penglihatan di siang hari tanpa perlu kacamata atau softlens.
Lensa Orthokeratology atau Ortho-K dibuat dari material rigid gas permeable dengan transmisi oksigen tinggi serta menggunakan desain reverse geometry.
Kedengarannya futuristik, tapi ini sudah jadi solusi nyata, terutama untuk mengatasi miopia (rabun jauh) atau mata minus yang makin banyak dialami anak-anak.
Menurut data Kementerian Kesehatan RI yang disampaikan dalam seminar, sekitar 3,6 juta anak di Indonesia mengalami miopia—dan angkanya terus naik.
Secara global, riset memprediksi bahwa pada tahun 2050, setengah populasi dunia akan mengalami kondisi ini. Artinya, isu ini sudah jadi concern besar, terutama untuk Gen Alpha yang hidup dekat dengan layar gawai sejak kecil.
Di sinilah Ortho-K jadi menarik. Lensa ini bekerja dengan membentuk ulang permukaan kornea secara sementara saat kamu tidur. Hasilnya? Bangun pagi dengan penglihatan yang lebih jelas, tanpa harus langsung cari kacamata.
Lensa Ortho-K cocok banget buat yang aktif, baik dewasa maupun anak-anak—mulai dari olahraga, traveling, sampai pekerjaan yang sedikit ribet jika pakai kacamata.
Dari sudut pandang gaya hidup, pendekatan ini terasa lebih “seamless”—tidak mengganggu aktivitas, tapi tetap memberikan solusi. Ini juga jadi bukti bahwa inovasi di dunia kesehatan makin mengarah kepada kenyamanan dan fleksibilitas pengguna, bukan cuma fungsi medis semata.
Lewat seminar ini, Menicon Indonesia ingin mendorong lebih banyak dokter mata untuk memahami dan mempertimbangkan Ortho-K sebagai alternatif terapi yang modern dan relevan. Bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal bagaimana kita mulai melihat kesehatan mata sebagai bagian dari kualitas hidup jangka panjang.
Pada akhirnya, melihat dengan jelas bukan cuma soal penglihatan—tapi juga tentang bagaimana kita menjalani dan menikmati hidup tanpa batas. (f)