Dok. Pexels
Serangan jantung bisa menjadi kejadian yang berpotensi mengancam jiwa. Serangan ini terjadi ketika aliran darah terbatas ke jantung. Saat jantung kekurangan oksigen dan nutrisi, bagian dari otot jantung mulai mati.
Penyakit jantung koroner adalah penyebab utamanya. Karena penyakit jantung koroner dapat menyebabkan nyeri di bagian dada (angina), serangan jantung dan gagal jantung.
Hal ini sebabkan oleh zat lemak yang menumpuk di arteri koroner. Karena, ketika zat-zat berlemak (atheroma) melapisi dinding arteri, akan membuat darah lebih sulit mengalir ke seluruh tubuh. Saat atheroma pecah, gumpalan darah menghalangi aliran darah ke jantung, yang akan menyebabkan serangan jantung.
Sebelum terjadi serangan jantung, Anda bisa menemukan tanda-tanda peringatan penyakit jantung koroner. Salah satunya adalah dengan memerhatikan kuku tangan Anda. Apakah ada garis merah atau ungu di bawah kuku Anda?
American Academy of Dermatology merincikan bahwa tanda ini bisa mengungkapkan bahwa Anda memiliki penyakit jantung koroner. Selain itu, perhatikan juga jika kuku dan jari yang bengkak ke bawah juga bisa mengindikasikan penyakit jantung koroner. Tapi pastikan dulu tanda di kuku tangan tersebut muncul bukan karena benturan fisik (terketuk/terjepit/terpukul).
Tanda garis yang dinamakan splinter hemorrhage ini akan muncul bersaman dengan demam tinggi dan detak jantung yang lemah atau tidak beraturan.
Namun, Anda juga perlu memerhatikan faktor-faktor risiko lainnya, misalnya seperti sakit di bagian dada, mual hingga sakit di bagian rahang. (f)
BACA JUGA :
Ternyata Pria dan Wanita Memiliki Gejala Serangan Jantung yang Berbeda
Ashraf Sinclair Meninggal Dunia, Berikut 5 Hal Mengenang Jejak Aktor Asal Malaysia Ini
Faktanya, Gaya Hidup Sehat Bergantung pada Lingkungan
Topic
#Jantung, #SeranganJantung