Health & Diet
Jumantik, Strategi Baru Perangi Demam Berdarah

23 Jun 2016


Foto: Fotosearch

Menurut data WHO, Indonesia adalah negara ke-2 dengan kasus terbesar di antara 30 negara endemis. Tercatat, pada tahun 2015 penderita demam berdarah di 34 provinsi, ada 129.179 orang, yang 1.240 di antaranya meninggal dunia. Melihat kondisi itu, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotil (P2PTVZ) menyampaikan pendekatan terbaru dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Hal ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Dengue Se-ASEAN, 15 Juni 2016 lalu, di Jakarta.
Advertisement
           
Pendekatan itu disebut Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. Gerakan ini merupakan program pemberantasan sarang nyamuk yang mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam mencegah perkembangbiakan nyamuk, khususnya jentik nyamuk Aedes Spp., nyamuk pembawa virus DBD. “Ini merupakan solusi, karena selama ini para jumantik, juru pemantau jentik, sering terhambat karena tidak bisa melakukan pemeriksaan ke tempat-tempat yang pribadi,” tulis Prof. Dr. Nila F Moeloek, SpM(K), Menteri Kesehatan RI, dalam kata sambutan yang dibacakan oleh wakilnya. Dengan demikian, setiap orang diharapkan kesadarannya untuk menjadi jumantik di area kediamannya masing-masing.
           
Dalam kesempatan itu diluncurkan pula denguemissionbuzz.org, portal edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat secara umum terhdap DBD. (f)


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?