Foto: Pixabay
Ini merupakan langkah awal KICKS, koalisi yang digagas oleh berbagai elemen pendukung kesehatan wanita, yang salah satu misi utamanya adalah melakukan advokasi kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi dan deteksi dini untuk menekan kasus kanker serviks di Indonesia.
“Melalui website ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses data, fakta, serta penjelasan yang lengkap dan valid mengenai kanker serviks, termasuk upaya preventif primer dan sekunder yg efektif serta penanganannya, yang semuanya telah dipastikan keakuratannya oleh pendukung KICKS yang juga berasal dari kalangan medis“ ujar dr. Venita, Kepala Bidang Pelayanan Sosial Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta.
Mengapa kampanye kanker serviks begitu penting? Ini karena kanker serviks telah menjadi salah satu kanker penyebab kematian paling tinggi di Indonesia. Prof. Dr. dr. Andrijono, SpOG(K), Ketua Umum Himpunan Onkologi & Ginekologi Indonesia dan salah satu penggagas KICKS mengatakan, “Menurut data yang dihimpun dari RS Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, ditemukan 70% penderita kanker serviks datang dengan stadium lanjut (stadium >3b), dengan kelompok umur paling banyak didapatkan rentang usia 35-55 tahun.
Data penderita kanker serviks di RS Dr Cipto Mangunkusumo (2010-2014) dari 105 pasien, hanya 14% pasien yg mampu bertahan hidup hingga 1 tahun. Bahkan dalam 5 tahun, angka harapan hidup (survival rate) adalah 0%."
Ia mengatakan ini merupak cermin kurangnya informasi maupun informasi yang diperlukan bagi pasien maupun keluarga pasien kanker serviks mulai dari pemahaman penyakit itu sendiri, tindakan preventif maupun pengobatannya. (f)
Topic
#kanker, #kankerserviks, #serviks