Foto: 123RF
Pengobatan Terbaru
Untuk menangani endometriosis, ada dua jenis terapi yang bisa dilakukan, yaitu secara medikamentosa menggunakan obat-obatan dan terapi bedah. “Kalau dulu pasien mengonsumsi pil KB atau Danazol, kini ada beberapa obat baru dari golongan Gonadotropin-releasing Hormone (GnRH) Analog yang dapat menekan hormon dan membuat menopause sementara,” jelas dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG (K) dari Omni Hospitals.
Namun, yang penting diketahui, pengobatan secara medikamentosa ini sifatnya temporer, sehingga harus tetap menjalani terapi bedah. Tenang saja, teknologi bedah kini sudah makin canggih. Yang terkini adalah teknik laparoskopi untuk mendiagnosis sekaligus melakukan tindakan pembersihan jaringan endometriosis.
Tindakan ini tergolong minimal invasive, yaitu dilakukan dengan sayatan minimal, dengan membuat lubang kecil sekitar 0,5-1 cm di perut, bisa 3-4 lubang tergantung seberapa parah kondisi pasien. Selain bekas luka yang lebih kecil dan rapi, pasien pun sembuh lebih cepat. Cukup 1-2 hari, pasien bisa langsung pulih dan pulang, juga bisa kembali beraktivitas secara normal.
“Ini adalah prosedur yang terbaik untuk kasus-kasus endometriosis dan kasus infertilitas juga. Prosedur ini dapat mengembalikan anatomi organ reproduksi menjadi normal kembali,” tegas dr. Caroline.
Satu yang perlu dicatat, endometriosis bisa muncul kembali. Jika sudah menjalani operasi dan pasien yang belum menikah ternyata mendapati jaringan endometrium muncul lagi di organ reproduksinya, dr. Caroline biasanya menyarankan menggunakan obat-obatan untuk menekan hormon, seperti obat-obatan golongan GnRh yang tersedia dalam berbagai merek. “Khusus untuk wanita yang belum menikah, memang perlu diberikan obat seperti ini agar endometriosisnya tidak bertambah parah. Tetapi perlu diingat, obat tersebut sifatnya hanya sementara,” tegasnya.
Jika pasien endometriosis ingin memiliki anak, disarankan, setelah menjalani operasi pembersihan endometriosis segera menjalani program kehamilan. Pasalnya, mereka berlomba dengan kambuhnya penyakit satu hingga dua tahun kemudian. Agar endometriosis tidak muncul lagi, pasien disarankan untuk memilih bahan makanan sehat yang minim zat tambahan, seperti pengawet.(f)
Topic
#endometriosis