Foto: Fotosearch
“Untuk setiap kata ‘tidak’, kita harus cari tahu dulu mengapa? Untuk mendapatkan jawabannya memang harus merenung. Bisa juga, sih, bertanya kepada orang lain dan harus cukup rendah hati untuk menerima input serta mengubah perilaku. Setelah mengubah cara pikir untuk melihat peluang, selanjutnya susun antisipasi-antisipasi supaya kata ‘tidak’ berubah menjadi ‘ya’ suatu hari nanti. Yang harus digarisbawahi adalah kita harus melihat ‘tidak’ secara positif dulu,’ tegas Nessi.
Jadikan penolakan sebagai tantangan dan cambuk untuk maju, bukan hambatan. Jangan lupa membuat target yang realistis—ya, ukur dulu kemampuan sebelum bermimpi!—sebagai bagian dari antisipasi.
“Jika usaha untuk mengubah ‘tidak’ menjadi ‘ya’ ternyata impossible, ya, harus realistis. Kalau tidak realistis, kan, nggak positif juga. Lebih baik lepaskan dan bikin target baru,” saran Nessi. (f)
Baca juga:
Tip Bangkit dari Penolakan
Terlalu Banyak Mengalah Bisa Jadi Penyebab Hubungan Tidak Sehat
Raih Sukses Setelah Ditolak
Topic
#psikologi