Health & Diet
Cegah Kanker Payudara Lewat Gaya Hidup

16 Jun 2016


Foto: Fotosearch

Penyebab penyakit kanker hingga saat ini sesungguhnya belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi, semua orang mempunyai sel yang sebetulnya berpotensi untuk menjadi sel kanker. Dilihat dari perjalanan hidupnya, kemungkinan seseorang terkena kanker bisa dilihat dari faktor genetik dan gaya hidup. Kasus kanker payudara yang dipengaruhi faktor genetik paling banyak hanya 5 persen, faktor gaya hidup dan lingkungan paling banyak berpengaruh.
               
Angka kasus kanker payudara terbesar di dunia ditemukan di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, yang bisa mencapai 100 kasus per 100 ribu penduduk. Sementara itu, di Asia, angkanya di bawah 50 kasus per 100 ribu penduduk. Angka kasus kanker payudara sendiri paling sedikit ditemukan di Jepang.
Advertisement
               
Pada prinsipnya, kanker payudara sangat terkait dengan masalah hormonal. Dengan demikian, asupan yang kira-kira berpengaruh terhadap hormone, sebaiknya dibatasi konsumsinya. Antara lain, kurangi makanan yang terlalu banyak mengandung lemak, kopi, dan alkohol. Yang terpenting, perbanyak makan serat lewat buah dan sayur.
               
Dokter  Sonar Soni Panigoro, Sp.B.Onk,M.Epid, Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais Pusat Kanker Nasional, mengungkapkan, stres sangat berkaitan dengan pengobatan kanker. Dari pengalaman pasien-pasien kanker yang ditemuinya menunjukkan, mereka yang lebih stres dan pesimistis, hasil pengobatannya cenderung kurang baik dibandingkan dengan yang lebih optimis dan aktif. Itulah mengapa, komunitas survivor yang memberikan dukungan (support group) menjadi penting keberadaannya. (f)
 


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?