Foto: Pixabay
Cookies dan cake diturunkan orang Belanda ke dapur kita, beserta kedekatan bahan-bahan seperti mentega dan tepung terigu. Melimpahnya kelapa sawit melahirkan margarin, pengganti mentega yang dibuat dari susu sapi, produk khas negara dingin.
Uniknya, walau bagi margarin bisa hadir sedekat olesan roti di pagi hari, tak banyak orang Indonesia yang tahu khasiat sehatnya.
Dalam obrolan virtual via ZOOM yang menarik, pengekspor kelapa sawit terbesar di Indonesia, Apical Group, mengupas sisi nutrisi margarin. Sesi yang ingin didengar-dengar media, mengingat kalangan pencari bahan makanan dari nabati tengah berkembang di tengah tren healthy lifestyle.
Nyatanya, minyak kelapa sawit mengandung salah satu lemak sehat yang bernutrisi dengan keunggulannya yang tidak mengandung asam lemak trans (Trans Fatty Acid/ TFA) atau lemak terhidrogenasi.
“Dengan komposisi seimbang, minyak kelapa sawit dinyatakan sebagai minyak goreng nabati yang paling cocok dibandingkan dengan minyak nabati lain, sehingga jika digunakan untuk menggoreng maka stabilitasnya tinggi, tidak mudah tengik, dan menghasilkan produk gorengan awet serta tidak mengandung radikal bebas tinggi,” jelas dr. Hartika Ketty SpKK.
"Minyak kelapa sawit mentah atau belum dimurnikan mengandung 60 hingga 100 mg vitamin E per 100 gram. Rata-rata mengandung 50-65% dari kandungan vitamin E tetap setelah pemurnian. Sebanyak 70% vitamin E dalam minyak sawit mengandung tokotrienol," ujar Lim Teck Guan, General Manager Apical Marunda
Sementara itu dr, Hartika menambahkan, orang cenderung lupa bahwa sebenarnya lemak yang paling sehat adalah yang berasal dari minyak nabati seperti yang terkandung dalam minyak kelapa sawit ini dan bukan hewani, dengan catatan bahwa harus tepat penggunannya dan tidak berlebihan.(f)
BACA JUGA :
Belajar Bikin Cake Depan Laptop Bareng Dapur Cokelat. Seru Walau Berjarak!
#FridayShopping: Loyang Kue Cantik
#FridayShopping: Siapkan Shopping Bag Sebelum Pergi Belanja!
Trifitria Nuragustina
Topic
#margarin, #lemaksehat