Salah satu gejala khas GERD adalah heartburn, yaitu rasa panas seperti terbakar di dada diiringi rasa mengganjal, yang kerap muncul setelah makan. Gejala lainnya adalah suara serak, radang tenggorokan, dan batuk kering kronis, khususnya di malam hari.
2/ Batuk-batuk
GERD juga merupakan penyebab umum batuk yang tidak dapat dijelaskan. Namun, tidak jelas bagaimana GERD menyebabkan atau memerparah batuk, atau bagaimana asma dan obat-obatan untuk mengobatinya dapat memperburuk GERD, menyebabkan peningkatan air liur mendadak, bau mulut, sakit telinga dan nyeri dada.
Penderita GERD disarankan tidak mengonsumsi daging secara berlebihan atau bersamaan dengan jeroan. “Hindari juga makanan yang terlalu pedas atau asam, serta kurangi konsumsi kopi, alkohol, dan soda. Lebih baik meningkatkan konsumsi buah dan sayuran,” jelas Dr. dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP dari RS Cipto Mangunkusumo/Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
4/ Sahur Aman
Kebiasaan langsung tidur setelah sahur, juga makan berlebihan saat berbuka dan diikuti merokok, dapat turut meningkatkan risiko masalah lambung saat berpuasa.
5/ Berbuka dengan Makanan Ringan
Cegah GERD selama bulan Ramadan dengan berbuka dengan makanan ringan, baru dilanjutkan dengan makanan utama setelah salat Maghrib dengan porsi secukupnya, dan berhenti makan dua jam sebelum tidur. (f)
Baca juga:
Topic
#lambung, #puasadanlebaran