Health & Diet
5 Alasan Sering Berdiri Lebih Baik

28 Nov 2016


Foto: Fotosearch

Bekerja, makan, maupun nonton TV memang lebih nyaman dilakukan dalam posisi duduk. Saking akrabnya dengan kursi, kita memilih olahraga yang juga bisa dilakukan sambil duduk. Tanpa disadari, terlalu lama duduk berbahaya bagi tubuh bahkan berisiko kematian! Nggak percaya? Berikut lima faktanya hasil konsultasi dengan dr. R. Sutomo Slamet Imam Santoso, ahli penyakit dalam.
 
1. Ancaman kematian
Duduk santai berjam-jam ternyata meningkatkan risiko kematian. Pasalnya, minimnya aktivitas yang dilakukan sambil duduk dapat menghambat  fungsi organ tubuh. “Gaya hidup kurang gerak, seperti bekerja di kantor dan terus menerus duduk, ditambah lagi kurangnya olahraga cenderung meningkatkan risiko penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah. Akibatnya risiko darah tinggi pun semakin meningkat. Tekanan darah yang terus meningkat tentunya berbahaya bagi kesehatan jantung. Sistem saraf menstimulus hormon yang dapat meningkatkan penyempitan pembuluh darah,” kata dr. Sutomo.
 
Fyi, menurut WHO, fisik yang tidak aktif merupakan salah satu penyebab kematian. Biasanya hal ini disebabkan oleh kanker payudara, kanker usus, diabetes, atau penyakit jantung.
 
2. Menumpuk kolesterol
Saat tidak banyak bergerak, energi justru lebih cepat keluar yang menyebabkan seseorang cenderung mudah lapar. Jangan heran bila kita sulit berhenti ngemil di kantor padahal baru saja selesai makan siang. Ujung-ujungnya, nih, bobot tubuh akan terus bertambah. “Ketika banyak menghabiskan waktu untuk duduk, sirkulasi darah bergerak pelan dan pemecahan lemak berjalan lambat. Alhasil kolesterol semakin meningkat.  Kolesterol tinggi merupakan penyebab awal dari sakit jantung,” jelas dr. Sutomo.
 
Advertisement
3. Otot lemas dan kaku
Saat terus menerus duduk, otot punggung, panggul, dan kaki jadi tidak berimbang sehingga menimbulkan sakit dan nyeri. Inilah yang harus diwaspadai karena berbahaya bagi tubuh. “Latihan fisik selama 30 menit per hari tetap tidak mengurangi risiko duduk. Sebaiknya, sih, saat duduk diselingi dengan aktivitas stretching, jalan-jalan keliling kantor, atau melompat-lompat.  Otot pun jadi tetap terlatih dan nggak kaku. Yang paling penting, sirkulasi darah tetap berjalan lancar sehingga tubuh nggak gampang letih,” ujar dr. Sutomo.

4. Gula darah meningkat     
Duduk lebih dari delapan jam sehari juga berdampak pada meningkatnya hormon insulin. Beberapa organ tubuh, seperti pankreas juga berisiko mengalami kerusakan. “Pankreas bekerja untuk memproduksi insulin dan membawa glukosa ke sel tubuh untuk memberikan energi. Saat duduk, kita akan lebih banyak diam. Otot tidak merespons, pankreas juga tidak memproduksi lebih banyak insulin. Inilah yang menyebabkan kerusakan organ,” kata dr. Sutomo.  
 
5. Merusak ginjal
Kurang beraktivitas fisik juga menjadi pemicu gangguan pada ginjal. “Ketika tubuh sudah diserang penyakit ginjal kronis, kondisi ginjal sudah nggak mampu menyaring darah. Makanan sisa akan bertumpuk sehingga bisa menyebabkan gagal ginjal,” ungkap dr. Sutomo. (f)
 
Baca juga:
4 Kebiasaan di Kantor Bikin Gemuk
3 Cara Bebas Pegal di Kantor
6 Bahaya Kebanyakan Menonton TV


Topic

#aktif

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?