Salah satunya The Luciano Pavarotti Foundation and Anggun In Concert yang berlangsung pada Sabtu, 9 November 2019 lalu di Aula Simfonia Jakarta, Kemayoran, Jakarta Utara. Konser yang berlangsung selama sekitar 2 jam ini diiringi oleh Jakarta Simfonia Orchestra dengan konduktor Eunice Tong Holden.
Selain Anggun, para seniman dari The Luciano Pavarotti Foundation juga tampil memukau dalam konser yang menampilkan musik klasik Italia, opera, hingga pop ini. Mereka adalah Matteo Desole (penyanyi tenor), Giuseppe Michelangelo Infantino (penyanyi tenor), Giulia Mazzola (penyanyi soprano), Lorenzo Licitra (penyanyi tenor), dan Paolo Andreoli (pianis).
“Cara musisi klasik bernyanyi sangat berbeda. Baik dari teknik vokal hingga cara melafalkan sebuah kata. Ini yang saya cari. Buat saya ini menarik dan kaya”, ujar Anggun.
Sementara itu, Nicoletta Mantovani Pavarotti, Presiden Luciano Pavarotti Foundation sekaligus istri Pavarotti mengungkapkan rasa senangnya atas konser tersebut. “Ini adalah cara tepat untuk mengenang Luciano Pavarotti. Saya ucapkan terimakasih pada Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli yang telah mengusahakan agar acara ini dapat terlaksana”, ucapnya.
(dok. Aula Simfonia Jakarta)
Konser ini memadukan musik pop modern dengan musik klasik khas opera dengan gaya kontemporer dan menarik. Repertoar yang ditampilkan menghimpun ragam bentuk musik dari berbagai zaman. Mulai musik opera dari abad ke-19 La Traviata karya komponis Italia Giuseppe Verdi sampai Barcelona karya Freddie Mercury, vokalis Queen.
Beberapa momen menarik adalah saat Anggun berkolaborasi dengan para penyanyi tenor yaitu Desole, Infantino, dan Licitra. Mereka menyanyikan salah satu hits Anggun yaitu Snow On The Sahara dengan gaya pop berpadu klasik. Di akhir konser, Anggun berduet secara virtual dengan Pavarotti dalam lagu bertajuk Caruso.
“Saya tidak besar melalui musik klasik dan ini bukanlah musik yang saya dengarkan tiap hari. Namun, saya sangat senang sekaligus deg-degan dengan kesempatan ini karena musisi klasik adalah musisi paling ningrat bagi saya. Saya merasa dapat ilmu baru sekaligus berbagi pelajaran”, kata Anggun dengan semangat.(f)
BACA JUGA:
Mengenal Musik Instrumental Lewat Alur Bunyi
I La Galigo, Adaptasi Sastra Klasik Bugis Dalam Teater Kontemporer
Mengenang Stephen Gately di Konser Boyzone Thank You & Goodnight, Farewell Tour 2019
Topic
#anggun, #lucianopavarotti, #thelucianopavarottifoundation, #musikklasik