Family
Hari Bawa Bekal Nasional: Lindungi Anak dari Jajanan Berbahaya

12 Apr 2016



Foto: Fotosearch

Meski kampanye hidup sehat sudah lama digaungkan, akan tetapi, para penjaja makanan tak sehat masih banyak kita temui. Tak terkecuali di sekitar sekolah.
Survei yang dilakukan dalam kurun waktu tahun 2008-2013, melibatkan 108.000 responden pada 4.500 SD dan madrasah ibtidaiyah (MI) di 18 provinsi, menunjukkan,  40% jajanan anak tidak memenuhi syarat karena mengandung bahan berbahaya. Fakta telah berbicara.

Kepala BPOM, Dr. Ir. Roy Sparringa, M.App. SC, berpendapat, jajanan anak sekolah harus menjadi salah satu perhatian pemerintah. “Kenapa dari tahun ke tahun bukannya membaik malah makin memprihatinkan? Keamanan pangan yang dilanggar itu antara lain penyalahgunaan bahan berbahaya, formalin, boraks, bahan tambahan pangan (BTP) berlebih, dan pemanis buatan,” ujarnya, prihatin.

Roy menggarisbawahi, ada 4 kelompok makanan yang perlu diwaspadai, yakni
1. Minuman es 
Advertisement
2. sirop berwarna
3. Jelly-jelly-an
4. Bakso.

“Keempat jenis makanan ini berkontribusi 80% sebagai makanan yang tidak memenuhi syarat,” ujar Roy.

Beberapa kandungan zat berbahaya yang terdapat dalam jajanan di sekolah-sekolah tadi  antara lain  formalin, pewarna kuning metanil (methanol yellow), pewarna kuning auramin, pewarna merah rhodamin B, pewarna merah amaranth, boraks, asam borat, dan paraformaldehid. Angka yang ditemukan pada jenis makanan yang disurvei itu jauh di atas ambang batas yang ditentukan.

Pada es, bahan baku pembuatan es balok banyak yang tidak memenuhi standar kebersihan. Airnya berasal dari air mentah atau air yang bukan untuk dikonsumsi. Lalu, untuk sirop berwarna, warna-warna yang mencolok itu berasal dari penggunaan pewarna tekstil. Belum lagi, rasa manisnya, berasal dari pemanis buatan dalam jumlah yang banyak. Hal yang sama ditemukan pada jelly-jelly-an.  Adapun, pada bakso, kita juga sudah sering mendengar tentang campuran boraks dan formalin. Keduanya adalah bahan pengawet yang sering digunakan dalam industri kayu. (f)  
 


Topic

#haribawabekalnasional

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?