“Saya tidak ingin terlalu membatasi ruang ekspresi Naura. Saya hanya memberi masukan bahwa tidak semua ekspresi diangkat ke media sosial. Saya juga mengingatkan bahwa bedanya dia dengan anak-anak yang lain adalah bahwa sebagai public figure, apa pun yang ia lakukan dilihat, bahkan dicontoh. Jadi, selalu ada risiko dan konsekuensi yang akan timbul dari sikapnya,” ungkap Nola.
Profesional, tapi personal. Kira-kira demikianlah profil yang ditampilkan Naura melalui media sosialnya. Ada kedekatan, ada relasi, tapi tetap dalam batasan yang santun dan profesional. Nola mengatakan bahwa pengelolaan media sosial ini dilakukan bersama-sama dengan putrinya. “Orang tua harus ikut mengelola akun media sosial anak untuk menjauhkan dari predator anak dan membimbing anak dalam menghadapi online bullying,” terang Nola.
Karena semua akun media sosial anak-anak ada di ponsel saya dan Baldy, mudah bagi kami untuk memonitor aktivitas media sosial mereka, termasuk memantau komentar-komentar yang masuk,” ungkap Nola.
Saat ini Naura dan Neona sedang mempersiapkan diri tur musikal Konser Dongeng 3 di Jakarta, Makassar, dan Bandung, Desember nanti. “Kegiatan saya sehari-hari penuh dengan anak-anak. Beruntung jadwal saya di dunia menyanyi sedang senggang, sehingga bisa lebih fokus membantu dan mengatur kegiatan anak-anak,” ungkap Nola. (f)