Foto: Pixabay
- Amankan dari listrik. Gunakan stop kontak berpenutup. Tutup stop kontak yang tidak digunakan dengan bahan karton. Jauhkan kabel dari jangkauan anak-anak.
- Perhatikan penempatan televisi dari kemungkinan mudah bergeser atau jatuh. Sebaiknya letakkan televisi di tempat serendah mungkin dan rapatkan ke dinding.
- Pilih perabot rumah yang kokoh dan berat supaya tidak mudah terguling ketika anak berpegangan. Pastikan lemari-lemari tinggi Anda merapat di dinding.
- Tutup sudut perabot yang tajam, seperti ujung meja, laci, dan kursi. Anda bisa membeli pelindung perabot (rounder) yang tersedia di toko furniture.
- Posisikan kunci jendela jauh dari jangkauan anak-anak. Jauhkan kursi atau meja dari jendela.
- Gunakan alat-alat pengaman pada pintu, jendela, serta lemari agar anak-anak tidak terjepit saat membuka dan menutupnya.
- Beri jarak cukup jauh antara pusat pemanas dengan benda-benda di sekitarnya, seperti tirai atau tumpukan koran guna menghindari kemungkinan percikan api.
- Rapikan tali tirai jendela, karena bisa menjerat tangan dan kaki anak-anak saat mereka bermain. Jauhkan hiasan gantung dari jangkauan anak.
- Simpan benda-benda tajam atau benda-benda kecil yang mudah tertelan, obat-obatan, dan cairan perabot rumah di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak.
- Untuk rumah bertingkat, pakai pagar khusus (baby gate) agar anak Anda tidak naik dan turun tangga sendirian. Penghalang juga bisa dipasang di pintu depan dan belakang.
Baca juga:
5 Tip Belanja Bersama Bayi dan Balita
Ikrima Fikria
Topic
#Anak, #Rumah