Jika para pemain wajib mengenakan warna putih, sebenarnya tidak ada aturan tertulis atau dress code resmi untuk para penonton. Namun palet warna natural atau warna musim panas yang senada dengan Centre Court (dari hijau, biru hingga ungu), jadi warna favorit.
Gampangnya, mengutip komentar warganet, gaya "old money" adalah dress code paling pas diterapkan ketika nonton langsung Wimbledon.
Penonton pria umumnya mengenakan jas dan dasi, terutama jika duduk di Royal Box. Kadang kemeja lengan panjang yang lebih santai juga dipilih.
Model busana penonton wanita biasanya dress, atau atasan-bawahan. Penonton wanita kadang tampil lebih kasual, dengan dress bermotif (polkadot, gingham, floral, stripes) atau warna polos.
Jeans sebagai bawahan biasanya bakal jadi omongan, tapi kini sudah banyak yang mengenakannya sebagai luaran, terutama jika duduk di kelas reguler.
Memakai aksesori topi boleh saja, selama lebarnya tidak menghalangi pandangan atau mengganggu penonton lain, seperti topi Panama.
Dari 14 hari pelaksanaannya, Wimbledon 2025 memberikan banyak inspirasi gaya. Jangan heran jika butter-yellow, putih, dan beige mendominasi.
Koleksi rumah mode Ralph Lauren pun terlihat sering dipakai selebritas; sebagai salah satu sponsor, Ralph Lauren memiliki Ralph Lauren Suite selama turnamen berlangsung.
Ralph Lauren, melalui lini Polo Ralph Lauren, sudah mensponsori Wimbledon sejak 2006, dan merupakan desainer pertama yang berkolaborasi dengan All England Lawn Tennis Club, penyelenggara Wimbledon.
Catherine Putri Wales sebagai Royal Patron atau Pembina Wimbledon, hadir di dua acara final, Tunggal Putri dan Tunggal Putra, dalam palet warna yang sedang tren, dan palet sesuai warna Wimbledon.
Selain Putri Catherine, inilah beberapa di antara penampilan seleb di Wimbledon yang mencuri perhatian, termasuk gaya menggemaskan Putri Charlotte! Cek galeri, ya!
Zornia Harisantoso