Career
Saat Perusahaan Merger, Ikut Gabung atau Pilih Pensiun Dini?

27 Nov 2017


Foto: 123RF


Seiring perkembangan zaman, perusahaan tempat kita bekerja membutuhkan strategi untuk tetap bertahan. Lahirnya perusahaan-perusahaan baru dengan inovasi baru adalah tantangan bagi perusahaan yang sudah mapan untuk bisa terus bersaing. Perubahan pun tak terelakan lagi. Apa pun perubahan yang terjadi, sebaiknya kita mempersiapkan diri. Kali ini Ferry Atmadi, Executive Director MDI (Management Development International), membantu mencarikan solusi terbaik untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi dalam perusahaan.

- Pertanyaan:
Bank tempat saya bekerja merger dengan bank lain. Ada opsi dari kantor untuk pensiun dini atau tetap bergabungan. Saya memilih untuk tetap bergabung dengan perusahaan. Tapi, di sisi lain ada ketakutan tersendiri, saya tidak bisa bertahan dengan cara kerja yang baru. Apa yang harus saya persiapkan?
 
- Saran Ferry:
Dalam hal terjadinya merger, Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 63 menyebutkan bahwa baik pekerja maupun pengusaha sama-sama dapat memutuskan hubungan kerja. Biasanya, perusahaan memperhitungkan apakah lebih baik karyawan dipindahkan atau di-PHK.
 
Atas pemutusan hubungan kerja tersebut pekerja berhak atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. Itu sebabnya, perusahaan yang dimerger perlu melakukan management intervention dalam berbagai tingkat sesuai kebutuhan, termasuk culture fitting, yakni kesesuaian karyawan dengan budaya perusahaan baru.
Advertisement
 
Bagi karyawan yang memilih untuk bertahan, harus disadari bahwa perusahaan ketika merger sudah pasti akan mengalami perubahan, dari sasaran, strategi, hingga organisasi. Dalam hal ini, sebagai persiapan, karyawan bisa menanyakan kepada perusahaan tentang alasan dan tujuan merger serta masa depan perusahaan setelah merger.  Anda bisa melakukan analisis pribadi setelah merger, seperti bagaimana merger ini berdampak pada karier Anda.(f)


Konsultan: Ferry Atmadi, Executive Director MDI (Management Development International)


Baca juga:
5 Tanda Perusahaan yang Baik untuk Dilamar
5 Cara Agar Anda Sukses Memasarkan Bisnis Secara Online
Selain Mencari Kehidupan yang Seimbang, Ini 4 Alasan Utama Seseorang Pindah Kerja
Cara Menyikapi Mutasi atau 'Dibuang' ke Divisi Lain yang Tidak Disukai



Topic

#perubahanperusahaan

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?